
Facebook korban semasa hidup
JawaPos.com - Kasus pembunuhan Suwatik alias Watik, Kamis (31/8), menggemparkan warga Lakarsantri, Surabaya. Tanda tanya besar muncul, siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa perempuan berusia 55 tahun tersebut.
Rian, salah seorang tetangga korban yang juga membuka warung kopi mengaku, sekitar pukul 00.30 WIB, dirinya sudah tidak melihat aktifitas di tempat Watik. "Sudah tutup pas saya lihat itu," katanya.
Tetangga Watik yang lain, Saiful, sempat mendengar suara air dari kamar mandi warkop tersebut juga sekitar pukul 00.30 WIB. "Saya bangun karena mau sahur. Masih ada aktifitas kok di sebelah," katanya.
Namun setengah jam berselang, Saiful sudah tidak mendengar adanya aktifitas. Dia tidak menaruh curiga sedikitpun.
Kamis pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Watik ditemukan telah tewas. Darah yang bercecer di lantai masih segar.
Berdasar keterangan yang didapat dari sumber internal JawaPos.com di kepolisian, korban diperkirakan meninggal 8-9 jam sebelum ditemukan. Itu berarti, Watik dihabisi antara pukul 01.00-02.00 WIB.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami segala kemungkinan yang ada. "Kami masih selidiki ya. Kami gali motifnya lebih dulu," jelas Leonard.
Seperti diberitakan, pembunuhan terjadi di warkop Melek di Jalan Raya Lakarsantri RT 1/ RW I, Surabaya, Kamis (31/8). Korbannya adalah pemilik warkop Suwatik alias Watik. Orang yang pertama kali menemukan jenazahnya adalah Kholil, orang kepercayaan Watik.
Watik tewas dengan luka bekas senjata tajam di bagian leher. Bercak darah berceceran di lantai kamarnya. Police line sudah terpasang di TKP agar tidak ada orang yang masuk ke sana.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
