Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2018 | 08.00 WIB

Korban KDRT Hingga Janin di Kandungan Meninggal Sudah Membaik

Kasus KDRT hingga janin di kandungan korban hingga tewas - Image

Kasus KDRT hingga janin di kandungan korban hingga tewas

JawaPos.com - Lina R, 21, korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya K, 20, hingga janin dikandungannya meninggal dunia kini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemulyaan. Saat ini keadaan korban sudah normal.


Kanit II Perlindungan Perempuan dan Anak Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Endang Sri Lestari mengatakan jika kondisi korban telah berangsur membaik. "Kondisi korban sudah stabil sehingga dia bisa dibawa pulang," katanya saat ditemui JawaPos.com, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/1).


Tidak hanya perawatan medis, pihak PPA Polda Metro Jaya juga memberikan tindakan konseling psikologis pasca terjadinya kekerasan tersebut. "Pendamping penguatan mental korban ini dinamakan home visit, jadi psikolog mendatangi rumah korban untuk mendapatkan penanganan psikologis," lanjutnya.


Hasil dari konseling tersebut, kata Endang, akan diserahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Pihak kepolisian pun akan terus memberikan perlindungan terhadap korban.


Sementara itu, dihadapan awak media, Kasdi hanya menundukan kepalanya saja sambil mengenakan baju tahanan warna oranye dan berpeci batik warna putih. Saat ditanyai, dia mengaku menyesali perbuatannya itu yang akhirnya membuat bayi kandungan istrinya meninggal pasca dilahirkan di rumah sakit. "Menyesal, saya khilaf," ujar Kasdi di Mapolda Metro Jaya.


Menurutnya, selama di rumah, dia kerap membeli makan di warung karena istrinya jarang membuat masakan untuknya. Dia pun tak mau membeberkan secara rinci alasan melakukan penganiayaan pada istrinya itu.


Pastinya, kata pria yang kesehariannya bekerja di toko keramik kawasan Rawasari, Johar Baru itu, dia mengaku sudah meminta maaf pada istrinya saat di rumah sakit dan dia mengklaim istrinya itu sudah memaanfkannya. Dia juga meminta pada istrinya untuk kerap menjenguknya selama di tahanan Polda Metro Jaya. "Iyah cinta mati (sama korban)," tuturnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore