
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, terlibat perang kata-kata dengan arsitek Everton, Ronald Koeman, seusai laga.
JawaPos.com - Panasnya Derby Merseyside tak hanya berlangsung selama 90 menit lebih pertandingan. Selepas laga, atmosfer rivalitas Liverpool dan Everton masih kental. Pemicunya adalah manajer kedua kubu, Juergen Klopp dan Ronald Koeman.
Seperti diketahui, Liverpool keluar sebagai pemenang dalam duel tersebut dengan skor 3-1. Ketiga gol The Reds -julukan Liverpool- dihasilkan oleh Sadio Mane, Philippe Coutinho, dan Divock Origi. Sementara sebiji gol Everton dilesakkan Matthew Pennington.
Kemenangan itu membuat Klopp sangat puas. Apalagi, dia kini tercatat sebagai manajer pertama Liverpool yang sanggup memenangi tiga perjumpaan pertama lawan Everton di Premier League. "Para pemain menunjukkan kalau mereka adalah pejuang, melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Kami pantas meraih kemenangan ini. Liverpool menunjukkan permainan yang bagus dan meraih hasil optimal," ujar Klopp kepada BBC Sport.
Namun, panasnya duel tak berhenti sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan. Di luar lapangan pertandingan, pertarungan berlanjut dengan adu mulut antara kedua manajer. Berhulu saat Koeman mengkritik keras aksi-aksi heboh Klopp sepanjang laga. Seperti diketahui, Klopp memang acapkali bertindak sesukanya saat memimpin laga Liverpool. Berteriak, berlari, melompat, dan banyak aksi lain yang dilakukan dengan ekspresif di tepi lapangan.
"Saya tidak suka dengan pelatih yang berteriak sepanjang pertandingan. Dia menyoraki wasit dan asistennya. Heboh sendiri saat pemainnya ditekel. Seperti orang gila," rutuk Koeman.
Klopp, alih-alih membalas sindiran Koeman, justru memilih santai. "Saya tidak peduli dengan apa yang Koeman katakan. Dia bebas mengatakan apa pun tentang saya," ucapnya.
Namun, dia tetap tak luput menyindir beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan dan tidak tepat. "Saya masih menebak-nebak kultur di negara ini. Bagaimana saya bisa memutuskan ini oke, dan itu tidak oke. Dalam opini saya, para pemain harus meninggalkan lapangan dalam kondisi sehat dan tak cedera. Tapi bukan tugas saya menghakimi. Jika Anda melihat sesuatu, katakan. Jika tidak, diamlah," urai Klopp mengomentari tekel keras para pemain Everton.
Koeman kembali tak mau kalah. Dia merespons kritikan Klopp dengan komentar bernada sindiran. "Mungkin satu atau dua tekel terlalu banyak. Ini sepak bola, derby. Dari kedua kubu, saya melihat ada tekel-tekel yang mungkin pantas diganjar kartu kuning. Sementara, mungkin dari sudut pandang bench Liverpool, saya tak menunjuk manajernya, wasit pantas memberikan 8 kartu merah," balas Koeman.
Klopp sendiri pantas merasa jengah. Dari laga itu, dia terancam kehilangan pemain andalannya akibat cedera. Sadio Mane sempat mengerang kesakitan sebelum ditarik keluar pada babak kedua.
"Saya bertemu Mane di ruang ganti. Terlihat seperti tidak baik. Saya menyayangkan cedera yang menimpa Mane. Kelihatannya dia tidak bisa tampil saat kami menghadapi Bournemouth pada tengah pekan nanti," tandas Klopp. (ira/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
