alexametrics

Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Ini Dampak Buruknya!

31 Desember 2018, 08:47:21 WIB

JawaPos.com – Tak jarang, seringkali seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain. Bahkan tanpa sadar, orang tua sekali pun sering kali membandingkan anaknya dengan orang lain.

Tentu saja, harapannya adalah si anak dapat berubah dan mengikuti jejak keberhasilan anak yang lainnya itu. Padahal sikap membandingkan ini berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang. Akibatnya, mereka kurang percaya diri setiap kali bertemu dengan orang-orang baru.

Untuk itu berhentilah membanding-bandingkan anak atau diri sendiri dengan orang lain.  Sebab jika tidak, inilah kerugian yang akan dirasakan seperti dikutip dari Cermati.com, Senin (31/12).

tips didik anak, efek buruk membandingkan diri,
ehatan mental seseorang. Akibatnya, mereka kurang percaya diri setiap kali bertemu dengan orang-orang baru. (RELEVANT Magazine)

1. Rasa Minder yang Berlebihan

Sikap membanding-bandingkan memang tak ada habisnya. Justru hal itu akan semakin membuat minder saat melihat orang lain yang berbeda dengan Anda. Akibatnya Anda tidak memiliki lingkup pergaulan yang luas, dan perkembangan karier jadi terhambat.

Perlu diingat, Anda dan orang lain itu berbeda. Jadi, syukuri apa yang menjadi kepunyaan Anda dan biarkan orang lain bersenang-senang atas milik mereka, agar rasa minder dapat terkikis secara perlahan.

2. Merasa Kurang Diakui

Dalam lingkungan pergaulan, Anda pasti sering merasa kurang diakui oleh orang lain. Hal ini hanya perasaan Anda saja, jadi jangan cepat berkecil hati. Setiap orang pasti ingin berteman dengan Anda Namun dengan catatan, jangan terlalu menutup diri.

Sebaiknya biarkan orang lain masuk dalam kehidupan Anda. Terima mereka dengan tangan terbuka agar Anda merasa lebih diakui di tengah-tengah lingkungan sekitar, baik itu lingkungan kerja maupun pertemanan.

3. Menganggap Hidup Tidak Adil

‘Kenapa orang lain cantik, pintar dan kaya raya, sementara aku tidak?’ Apabila kalimat ini pernah terlintas di pikiran, Anda termasuk salah satu orang yang menganggap kalau hidup itu tidak adil. Hidup terkadang memang terasa tidak adil, tetapi bukan berarti Anda harus bersedih, putus asa dan tidak bersemangat dalam menjalaninya. Hidup ini terlalu singkat jika Anda menjadikannya sebagai suatu penyesalan. Jika ingin terlihat cantik, Anda bisa melakukan perawatan sedemikian rupa agar kulit tetap mulus. Jika Anda ingin kaya raya, tingkatkan kerja keras agar kesuksesan menghampiri hidup Anda. Simpel, kan?

4. Kesehatan Mental Terganggu

Sadar atau tidak, kesehatan mental dapat terganggu jika terlalu sering aktif di media sosial. Contoh kecilnya, ketika Anda melihat orang lain punya tas baru, maka terbersit di angan untuk ingin juga membeli tas baru, dan seterusnya. Mulai dari sekarang, kurangi aktivitas di media sosial. Jadikan jejaring sosial sebagai wadah positif yang dapat membawa Anda menuju gerbang kesuksesan, bukan menjadi wadah untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

5. Lebih Sulit untuk Berkembang

Jika dihitung-hitung, Anda telah menghabiskan ratusan jam untuk mengamati hidup orang lain, lalu membandingkannya dengan hidup Anda sendiri. Waktu sudah terbuang, tetapi Anda tidak mendapatkan apa-apa.

Sangat rugi, bukan? Terlalu fokus mengurusi hidup orang lain akan menghambat perkembangan diri Anda sendiri. Jika Anda ingin cepat berkembang, sebaiknya fokuslah pada hal-hal yang ingin Anda capai. Urus saja hidup Anda sendiri dan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan karier masa depan.

6. Selalu Merasa Kekurangan

Semakin sering membandingkan, hidup Anda semakin terasa hampa karena kurang puas dengan apa yang dimiliki saat ini. Padahal apa yang dimiliki sudah cukup untuk membuat hidup Anda menjadi bahagia.

Tetapi karena tidak ingin kalah dari orang lain, Anda selalu ingin ini dan itu agar merasa lebih hebat daripada yang lain. Kebutuhan setiap orang lain itu berbeda-beda. Jika orang lain punya mobil mewah, bukan berarti Anda juga harus punya. Nikmati apa yang ada saat ini Anda punya dan tetaplah bersyukur karena masih banyak orang kurang beruntung di luar sana.

7. Menimbulkan Rasa Cemas

Akibat sifat tidak mau kalah, Anda sering kali merasa cemas atas pencapaian orang lain. Atau bahkan muncul sifat benci ketika orang lain meraih sukses. Padahal seharusnya Anda merasa bahagia ketika orang lain sukses. Dan sebaliknya, ketika
kamu sukses, orang lain juga ikut merasa bahagia.

Jika Anda terus membanding-bandingkan, hidup pasti tidak tenang karena Anda selalu dihantui keinginan untuk mengalahkan orang lain. Jadi, berhentilah sebelum hal ini berdampak buruk bagi kesehatan jiwa.

Setiap Orang Memiliki Takaran Hidup yang Berbeda-beda

Anda boleh merasa diri kurang sukses daripada orang lain. Tetapi ingatlah, ini hanyalah perkiraan Anda saja. Jika Anda menanyakan hal yang sama kepada orang lain, mereka pasti punya anggapan yang berbeda pula mengenai kesuksesan Anda.

Jadi, setiap orang memiliki takaran sukses yang berbeda-beda dalam hidupnya. Berhentilah membandingkan diri denga orang lain karena hal ini sama sekali tidak berguna bagi hidup Anda hari ini dan di masa mendatang.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : (ana/JPC)




Close Ads
Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Ini Dampak Buruknya!