Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Agustus 2021 | 21.06 WIB

Childcare Lebih Penting ketimbang Child-free

Victoria Tunggono (Victoria Tunggono for Jawa Pos) - Image

Victoria Tunggono (Victoria Tunggono for Jawa Pos)

Menghargai Kaum Perempuan dan Pilihan-Pilihan Mereka


Punya anak atau tidak punya anak? Dua opsi yang sama-sama mengandung tanggung jawab besar itu belakangan menjadi perbincangan publik. Ada yang menentang, ada yang mendukung, dan sebagian besar yang lain hanya sibuk berkomentar.

---

SUDAH lama Victoria Tunggono mengenal istilah child-free. Tepatnya, sejak dia masih remaja. Penulis kelahiran Ende, Flores, itu tidak menganggap child-free sebagai opsi yang aneh. Punya atau tidak punya anak adalah preferensi. Sama halnya dengan pilihan untuk menikah atau tidak menikah.

Orang dewasa yang memilih salah satu opsi tersebut tentunya sadar bahwa pilihan mereka membawa konsekuensi dan harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Lantas, apa yang membuat topik itu memantik begitu banyak pro dan kontra sampai sekarang?

’’Sekarang orang lebih terbuka kali ya,’’ ujar Tori, sapaan Victoria, kepada Jawa Pos pada Kamis pekan lalu (19/8). Child-free, menurut dia, sudah ’’berdiam’’ dalam masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Selama ini, mereka yang memilih opsi itu memang cenderung diam karena sadar pilihannya tidak populer. Sedangkan, mereka yang menentangnya juga memilih diam untuk menghormati pilihan orang lain.

Namun, kini semuanya berubah. Apalagi, sejak masyarakat modern menuhankan media sosial (medsos). ’’Makanya baru mulai dibahas. Zaman dulu, orang harus diam-diam,’’ lanjut Tori. Dia menegaskan bahwa komentar tentang child-free adalah hal yang biasa saja. Baik itu yang pro maupun yang kontra. Semua orang, imbuh Tori, berhak berpendapat.

Penulis buku Childfree and Happy itu pernah berada pada posisi ’’diserang’’ dan ’’didukung.’’ Tepatnya, setelah buku berwarna sampul pastel coral karyanya terbit pada Februari lalu. Mereka yang tidak sepakat dengan pilihan Tori untuk child-free mencecarnya di Facebook. Tapi, tidak sedikit pula yang mengacungkan jempol.

’’Yang mendukung banyak, yang tidak mendukung banyak. Itu adalah hak setiap orang. Nggak masalah buat saya,’’ ujarnya.

Tori menegaskan bahwa memberikan pemahaman kepada mereka yang tidak mendukung pilihannya adalah sia-sia. ’’Tidak usah terlalu pusing menjelaskan,’’ kata wanita berambut panjang tersebut.

Orang yang menentang pilihannya, menurut Tori, tidak membutuhkan penjelasan darinya. Dia juga tidak merasa punya kewajiban untuk menjelaskan kepada mereka alasan-alasan yang melandasi pilihannya. ’’Kalau sudah keras, mau ngomong A sampai Z ya tak akan berpengaruh,’’ tegasnya.

Tori menyatakan bahwa sebenarnya ada yang jauh lebih penting ketimbang meributkan child-free. Yakni, mengurusi childcare dan membangun mindfulness. ’’Mending urusin childcare. Ketika anak-anak lahir, diurus atau nggak,’’ ungkapnya.

Memiliki anak, imbuh Tori, tidak hanya soal punya keturunan yang lucu. Orang tua juga harus sadar bahwa mereka mengemban tanggung jawab besar seumur hidup. Mereka harus bisa memastikan dan menjamin keturunan mereka tumbuh dengan baik.

Tori menambahkan bahwa childcare bisa tercapai jika ada mindfulness alias kesadaran. Yakni, sadar sepenuhnya atas pilihan masing-masing. ’’Ketika kita hidup berkesadaran, kita tidak akan mengurusi keputusan orang lain. Child-free atau bukan itu preferensi masing-masing,’’ paparnya.

Kendati Tori menuliskan buku tentang kehidupan yang bebas anak dalam buku terbarunya, dia menegaskan bahwa buku itu bukanlah ajakan untuk menjadi child-free. Dia hanya memberikan gambaran kepada publik tentang pengalaman pribadinya. Pengalaman yang berkaitan dengan pilihannya untuk tidak punya momongan.

Jika ternyata buku itu menginspirasi orang lain untuk kemudian child-free, Tori menyarankan orang tersebut menggali lebih dalam tentang pilihannya. Mulai menggali informasi tepercaya sampai berkonsultasi dengan pihak-pihak yang kredibel. Misalnya, psikolog dan dokter.
Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore