
Ilustrasi bernyanyi.
JawaPos.com - Bernyanyi sering dianggap sebagai kegiatan untuk mengibur diri atau sekedar mengisi waktu luang. Tak disangka, aktivitas ini memiliki beragam manfaat bagi kesehatan mental.
Bernyanyi dapat merangsang aktivitas otak dan sistem saraf yang berperan dalam mengatur emosi. Aktivitas ini juga dapat memicu pelepasan zat kimia di otak yang membantu memperbaiki suasana hati dan mendukung kesejahteraan mental.
Ketika merasa sedih, seseorang mungkin lebih memilih menyanyikan lagu bernada sendu dengan lirik yang sesuai dengan perasaannya. Sebaliknya, saat suasana hati sedang gembira, lagu dengan irama ceria terasa lebih menyenangkan untuk dinyanyikan. Hal ini menunjukkan bahwa bernyanyi memiliki kaitan dengan kondisi emosional dan kesehatan mental seseorang.
Baca Juga:Ramalan Karier Zodiak Libra Rabu, 28 Oktober 2026: Tingkatkan Kinerja dan Jaga Kepercayaan
Lantas, apa saja manfaat bernyanyi bagi kesehatan mental? Melansir dari Alodokter dan HelloSehat, Selasa (28/10), berikut manfaatnya.
1. Membantu Meredakan Stres
Bernyanyi dapat menjadi cara sederhana untuk melepas ketegangan setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Menyanyikan lagu yang disukai membantu mengalihkan perhatian sejenak dari pekerjaan, tugas, atau berbagai persoalan yang sedang dipikirkan.
Ketika dilakukan dalam suasana yang nyaman, aktivitas ini dapat memberikan kesempatan bagi pikiran untuk beristirahat dari rutinitas yang melelahkan.
2. Mendukung Kesehatan Emosional
Bernyanyi dapat memengaruhi respons tubuh melalui aktivitas saraf vagus, yaitu saraf yang berperan dalam mengatur detak jantung dan fungsi tubuh lainnya. Menurut peneliti musik dari University of Gothenburg, Swedia, Björn Vickhoff, saraf ini aktif ketika seseorang bernyanyi dan mengembuskan napas.
Aktivasi saraf vagus dapat membantu memperlambat detak jantung sehingga tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, pengaturan napas selama bernyanyi turut mendukung kerja sistem pernapasan. Respons tubuh tersebut dapat membantu menciptakan kondisi yang lebih tenang dan mendukung kesehatan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022