
Ilustrasi kekeringan/Magnific
JawaPos.com-Musim kemarau memberikan berbagai dampak bagi kehidupan, salah satu yang menjadi tantangan terhadap persediaan air.
Menurut informasi dari dsda.jakarta.go.id yang dikutip pada (17/9) puncak musim kemarau di Jakarta dan sebagian besar wilayah Indonesia terjadi pada Juli hingga September 2026.
Artinya, pada bulan-bulan tersebut, persoalan terhadap air bersih juga semakin jelas terlihat. Terutama di wilayah-wilayah yang rawan mengalami kekeringan seperti daerah kering dan wilayah permukiman padat penduduk.
Mungkin belakangan anda mulai merasakan beberapa tanda seperti keran air yang mati bergantian setiap beberapa jam, sumur yang semakin mengering, tangki air lebih lama terisi, sungai mengering, sampai kualitas air yang menurun.
Musim kemarau panjang dan pengaruh El Nino dapat menyebabkan hujan tidka turun selama berbulan-bulan di sejumlah wilayah.
Akibatnya, ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi semakin terbatas. Pada kondisi ini, anda hanya bisa mengandalkan persediaan air yang tersedia di rumah.
Salah satu cara untuk menjaga agar persediaan air di rumah tetap mencukupi adalah dengan melakukan penghematan, terutama dalam lingkup rumah tangga.
Gerakan menghemat air yang dilakukan bersama-sama dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan air sampai hujan kembali turun. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghemat air yang bisa anda lakukan.
Perbaiki kebocoran instalasi air
Kebocoran pada saluran air di rumah dapat menjadi salah satu penyebab utama pemborosan air. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan secara rutin terhadap instalasi air di rumah anda. Mulai dari keran, pipa, toren, dsampai bak toilet. Jika kebocoran terjadi maka air yang seharusnya dapat ditampung akan terbuang percuma, sehingga persediaan air lama kelamaan akan menipis.
Pakai air bekas
Saat musim kemarau, anda perlu memanfaatkan air secara bijak. Salah satunya dengan menggunakan air bekas cucian untuk aktivitas lain. Anda bisa menggunakan air bekas mencuci beras, pakaian, atau sayuran untuk menyiram tanaman ataupun halaman yang berdebu saat musim kemarau.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022