Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 06.29 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 10 Kebiasaan Makan Ini Kurang Baik untuk Jantung

ilustrasi kebiasaan makan tidak sehat. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi kebiasaan makan tidak sehat. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Menjaga kesehatan jantung tidak hanya dilakukan dengan berolahraga secara rutin. Apa yang dikonsumsi setiap hari juga memiliki peran penting terhadap kondisi sistem kardiovaskular.

Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan makan yang dilakukan berulang kali dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh. Jika berlangsung dalam jangka panjang, pola makan yang kurang sehat dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak sehat, obesitas, hingga gangguan metabolisme yang berkaitan dengan penyakit jantung.

Karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan makan yang sebaiknya mulai dikurangi. Dilansir dari NDTV, berikut 10 kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung.

1. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Olahan

Camilan kemasan, mi instan, makanan siap saji, hingga sejumlah produk daging olahan sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Produk tersebut umumnya dapat mengandung natrium, lemak jenuh, gula, serta berbagai bahan tambahan dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika menjadi bagian dari pola makan sehari-hari, konsumsi berlebihan dapat berkontribusi terhadap faktor risiko seperti tekanan darah dan kadar kolesterol yang tidak sehat.

2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Kebiasaan menikmati makanan dan minuman manis secara berlebihan juga perlu diperhatikan.

Minuman berpemanis, permen, kue, maupun produk sarapan dengan tambahan gula dapat meningkatkan asupan kalori. Dalam jangka panjang, pola tersebut dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme yang berkaitan dengan kesehatan jantung.

3. Gemar Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam

Asupan natrium yang terlalu tinggi dapat berdampak pada tekanan darah, terutama pada orang yang sensitif terhadap natrium.

Selain menambahkan banyak garam ketika memasak, sumber natrium juga dapat berasal dari makanan kemasan dan camilan gurih. Karena itu, membaca label kandungan natrium pada makanan kemasan dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengontrol asupan.

4. Sering Melewatkan Sarapan

Melewatkan sarapan bukan otomatis berarti seseorang akan mengalami penyakit jantung. Namun, kebiasaan tersebut dapat menjadi masalah apabila membuat pola makan sepanjang hari menjadi kurang teratur.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore