
Ilustrasi orang berkenalan (magnific)
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa seseorang bisa langsung terlihat menarik, menyenangkan, atau justru membuat orang lain merasa kurang nyaman hanya dalam beberapa menit pertama pertemuan?
Ternyata, kesan pertama terbentuk jauh lebih cepat daripada yang mungkin kita sadari.
Saat bertemu orang baru, otak secara alami akan menangkap berbagai informasi dari penampilan, ekspresi wajah, gerakan tubuh, suara, hingga cara seseorang merespons percakapan.
Hal-hal sederhana yang sering dianggap sepele tersebut dapat memengaruhi bagaimana seseorang menilai kepribadian kita sebelum mereka benar-benar mengenal kita lebih jauh.
Selain itu, kesan pertama menjelaskan bahwa manusia cenderung melakukan penilaian cepat ketika bertemu orang baru.
Bahkan, proses ini dinilai sama dengan konsep thin-slicing, yaitu kemampuan manusia mengambil kesimpulan dari sejumlah kecil informasi yang tersedia dalam waktu singkat.
Dirangkum dari laman YourTango, hal-hal inilah yang kerap diperhatikan ketika seseorang bertemu dengan orang baru.
Setidaknya, 3 hal inilah yang sering langsung dinilai orang lain saat pertama kali bertemu, mulai dari bahasa tubuh, cara berbicara, hingga kemampuan mendengarkan.
1. Bahasa Tubuh dan Ekspresi Wajah
Hal pertama yang sering memberikan sinyal kuat ketika bertemu seseorang adalah bahasa tubuh.
Bahkan sebelum percakapan berlangsung panjang, orang lain sudah dapat menangkap apakah kita terlihat terbuka, gugup, percaya diri, tertutup, atau sulit didekati.
Postur tubuh, posisi tangan, kontak mata, ekspresi wajah, dan cara kita berdiri atau duduk dapat memberikan kesan tertentu.
Misalnya, seseorang yang tersenyum secara natural, melakukan kontak mata secukupnya, serta menggunakan postur tubuh yang terbuka biasanya dapat terlihat lebih ramah dan mudah diajak berinteraksi.
Sebaliknya, terus menundukkan kepala, menyilangkan tangan dengan kaku, menghindari kontak mata, atau menunjukkan ekspresi yang terlalu tegang dapat membuat seseorang terlihat lebih tertutup meskipun sebenarnya tidak demikian.
YourTango menekankan bahwa bahasa tubuh dapat memberikan pengaruh besar terhadap persepsi orang lain dalam sebuah pertemuan pertama.
Orang yang terlihat ekspresif dan terbuka cenderung lebih mudah memberikan kesan positif dibandingkan mereka yang sulit dibaca secara nonverbal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022