Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 21.03 WIB

Cara Mencegah Keracunan Makanan, Hindari Membiarkan Makanan di Suhu Ruang Lebih dari 4 Jam

Ilustrasi mencuci makanan/Magnific - Image

Ilustrasi mencuci makanan/Magnific

JawaPos.com-Keracunan makanan dapat dicegah sejak anda mulai memilih bahan baku dan membeli bahan makanan. 

Mengolah dan menyajikan makanan dalam jumlah banyak untuk orang lain merupakan tanggung jawab besar. Hal ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan bebas dari jamur, bakteri, virus, mikroorganisme, dan kontaminan lain yang berbahaya untuk kesehatan. 

Dalam mengolah bahan pangan, dibutuhkan ketelitian,kehati-hatian, ketepatan waktu penyajian, serta menjaga kebersihan.hal tersebut penting untuk memastikan makanan yang dihidangkan tetap aman, bermanfaat, dan dapat dikonsumsi dengan layak.

Oleh karena itu, ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan saat anda mengolah makanan supaya tidak menyebabkan kerugian.

Berdasarkan informasi dari laman kemkes.go.id yang dikutip pada (02/09) berikut ini panduan dalam mengolah makanan supaya bahan pangan tidak mudah terkontaminasi dan dapat disajikan dengan aman.

Kebersihan saat mengolah makanan menjadi penting. Awali proses memasak dengan memastikan seluruh bagian yang digunakan dalam kondisi bersih, termasuk diri sendiri. Cuci tangan dengan benar minimal 20 detik. Selain itu, pastikan bahwa area dapur, peralatan memasak, serta wadah benar-benar bersih dan tidak terkontaminasi lalat ataupun tikus. Cuci semua alat dapur sebelum digunakan untuk memasak. 

Saat memilih bahan baku, perhatikan kondisi apakah ada bagian yang rusak atau sudah tidak layak digunakan. Periksa kembali izin edar, tanggal kadaluarsa, kondisi kemasan, sampai informasi komposisi dan nilai gizi sebagai pencegahan keracunan maupun alergi terhadap bahan makanan tertentu.anda juga perlu membersihkan keranjang dan troli belanja supaya bebas dari debu, bakteri, maupun kotoran yang menempel pada bahan makanan.   

Kontaminasi silang penyebab keracunan sangat mungkin terjadi pada saat proses pengolahan dan memasak makanan. Untuk itu, pisahkan bahan mentah seperti daging, unggas, ikan, seafood, dan telur dari makanan yang sudah matang. Gunakan wadah, pisau, talenan, dan serbet yang berbeda untuk bahan mentah dan matang. Cara ini dilakukan untuk mencegah bakteri dan mikroorganisme berpindah dari bahan mentah ke makanan matang yang akan dikonsumsi. 

Bahan makanan perlu dimasak secara matang sempurna untuk mematikan mikroorganisme dan zat-zat berbahaya. Untuk mencegah bakteri berkembang, makanan yang mudah rusak sebaiknya segera diolah,  maksimal 2 jam setelah dikeluarkan dari kulkas. Olahan bahan makanan seperti daging, ikan, dan unggas dengan tepat pada suhu tinggi agar bakteri berbahaya dapat mati.  

Penyimpanan adalah proses yang penting dalam menyajikan makanan. simpan bahan makanan dingin pada suhu di bawah 5°C sementara pada makanan panas di atas 60°C untuk mencegah bakteri berkembang biak. Masukkan bahan makanan yang mudah rusak ke dalam kulkas untuk mencegah mikroorganisme berkembang.  Perhatikan juga waktu penyimpanan, jangan menaruh makanan matang lebih dari 4 jam pada suhu ruang karena dapat menyebabkan makanan terkontaminasi. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore