
Ilustrasi mencuci makanan/Magnific
JawaPos.com-Keracunan makanan dapat dicegah sejak anda mulai memilih bahan baku dan membeli bahan makanan.
Mengolah dan menyajikan makanan dalam jumlah banyak untuk orang lain merupakan tanggung jawab besar. Hal ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan bebas dari jamur, bakteri, virus, mikroorganisme, dan kontaminan lain yang berbahaya untuk kesehatan.
Dalam mengolah bahan pangan, dibutuhkan ketelitian,kehati-hatian, ketepatan waktu penyajian, serta menjaga kebersihan.hal tersebut penting untuk memastikan makanan yang dihidangkan tetap aman, bermanfaat, dan dapat dikonsumsi dengan layak.
Oleh karena itu, ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan saat anda mengolah makanan supaya tidak menyebabkan kerugian.
Berdasarkan informasi dari laman kemkes.go.id yang dikutip pada (02/09) berikut ini panduan dalam mengolah makanan supaya bahan pangan tidak mudah terkontaminasi dan dapat disajikan dengan aman.
Jaga kebersihan
Kebersihan saat mengolah makanan menjadi penting. Awali proses memasak dengan memastikan seluruh bagian yang digunakan dalam kondisi bersih, termasuk diri sendiri. Cuci tangan dengan benar minimal 20 detik. Selain itu, pastikan bahwa area dapur, peralatan memasak, serta wadah benar-benar bersih dan tidak terkontaminasi lalat ataupun tikus. Cuci semua alat dapur sebelum digunakan untuk memasak.
Perhatikan kondisi bahan baku
Saat memilih bahan baku, perhatikan kondisi apakah ada bagian yang rusak atau sudah tidak layak digunakan. Periksa kembali izin edar, tanggal kadaluarsa, kondisi kemasan, sampai informasi komposisi dan nilai gizi sebagai pencegahan keracunan maupun alergi terhadap bahan makanan tertentu.anda juga perlu membersihkan keranjang dan troli belanja supaya bebas dari debu, bakteri, maupun kotoran yang menempel pada bahan makanan.
Pisahkan bahan matang dan mentah
Kontaminasi silang penyebab keracunan sangat mungkin terjadi pada saat proses pengolahan dan memasak makanan. Untuk itu, pisahkan bahan mentah seperti daging, unggas, ikan, seafood, dan telur dari makanan yang sudah matang. Gunakan wadah, pisau, talenan, dan serbet yang berbeda untuk bahan mentah dan matang. Cara ini dilakukan untuk mencegah bakteri dan mikroorganisme berpindah dari bahan mentah ke makanan matang yang akan dikonsumsi.
Masak sampai matang sempurna
Bahan makanan perlu dimasak secara matang sempurna untuk mematikan mikroorganisme dan zat-zat berbahaya. Untuk mencegah bakteri berkembang, makanan yang mudah rusak sebaiknya segera diolah, maksimal 2 jam setelah dikeluarkan dari kulkas. Olahan bahan makanan seperti daging, ikan, dan unggas dengan tepat pada suhu tinggi agar bakteri berbahaya dapat mati.
Simpan pada suhu yang tepat
Penyimpanan adalah proses yang penting dalam menyajikan makanan. simpan bahan makanan dingin pada suhu di bawah 5°C sementara pada makanan panas di atas 60°C untuk mencegah bakteri berkembang biak. Masukkan bahan makanan yang mudah rusak ke dalam kulkas untuk mencegah mikroorganisme berkembang. Perhatikan juga waktu penyimpanan, jangan menaruh makanan matang lebih dari 4 jam pada suhu ruang karena dapat menyebabkan makanan terkontaminasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
