Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 19.18 WIB

Lelaki dengan Kecerdasan Sosial Tinggi Tak Akan Sembarangan Menanyakan 5 Hal Ini kepada Perempuan

Ilustrasi pria dan perempuan dalam percakapan yang menyoroti batasan sosial dan pertanyaan yang sebaiknya dihindari / Foto: (Your Tango) - Image

Ilustrasi pria dan perempuan dalam percakapan yang menyoroti batasan sosial dan pertanyaan yang sebaiknya dihindari / Foto: (Your Tango)

JawaPos.com — Kecerdasan sosial tidak hanya terlihat dari kemampuan seseorang berkomunikasi, tetapi juga dari kemampuannya membaca situasi dan memahami batas pribadi orang lain. 

Dalam percakapan dengan perempuan yang belum terlalu dikenal, kepekaan semacam ini menjadi penting karena pertanyaan yang terdengar biasa dapat terasa menghakimi atau terlalu pribadi.

Salah satu contohnya adalah pertanyaan mengenai kehamilan, berat badan, menstruasi, hingga penampilan. Menurut Penulis Rachel Palmąka Mace, sejumlah pertanyaan tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan emosional dan sosial ketika ditujukan kepada perempuan yang belum dekat.

Dilansir dari YourTango, Senin (31/8/2026), Mace melalui artikelnya membahas lima pertanyaan yang sebaiknya dihindari. Beberapa pertanyaan dapat menyentuh wilayah pribadi, memperkuat stereotip, atau membuat seseorang merasa penampilan dan perilakunya sedang dinilai. Berikut daftarnya: 

1. “Apakah kamu hamil?”

Lelaki dengan kecerdasan sosial tinggi memahami bahwa bentuk tubuh bukan dasar yang pantas untuk menyimpulkan seseorang sedang hamil. Bahkan ketika dugaan terasa “jelas”, pertanyaan tersebut tetap berisiko mempermalukan orang yang ditanya.

Mace menceritakan pengalaman kerabatnya yang bertanya kepada seorang perempuan, “Jjadi kapan lahirannya?” setelah melihat perutnya. 

Perempuan itu ternyata tidak hamil dan menjawab bahwa dirinya hanya gemuk. Bagi Mace, pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa kehamilan tidak seharusnya diasumsikan dari penampilan fisik.

2. “Kamu turun berat badan, ya?”

Komentar mengenai berat badan juga tidak otomatis menjadi pujian hanya karena perubahan yang disebut adalah penurunan berat badan. Kondisi seseorang bisa saja berubah karena berbagai alasan, termasuk persoalan pribadi yang tidak ingin dibicarakan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore