Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 22.08 WIB

Perempuan yang Terlalu Stres dan Merasa Kurang Kasih Sayang, Kerap Melakukan 6 Hal Ini

Ilustrasi perempuan merasa stres dan kurang kasih sayang (magnific)

JawaPos.com - Ketika seorang perempuan mengalami stres berkepanjangan sekaligus merasa kurang mendapatkan kasih sayang, perubahan yang terjadi tidak selalu berupa tangisan atau ledakan emosi. 

Dalam banyak situasi, tekanan justru dapat terlihat dari kebiasaan sehari-hari yang perlahan berubah, mulai dari semakin mandiri, menarik diri, mudah tersinggung, hingga berhenti berharap mendapatkan perhatian dari orang lain.

Kondisi tersebut penting diperhatikan, terutama dalam hubungan romantis. Sebab, seseorang yang tampak kuat dan mampu mengurus semuanya sendiri belum tentu benar-benar tidak membutuhkan dukungan. 

Bisa saja kemandirian tersebut terbentuk karena ia terlalu sering merasa harus menghadapi berbagai persoalan seorang diri.

Dirangkum dari laman YourTango, awalnya perempuan yang terlalu stres dan merasa kurang kasih sayang bisa menunjukkan perubahan perilaku yang tidak selalu terlihat jelas, namun kenali 6 tanda berikut dalam sebuah hubungan.

Laman YourTango menjelaskan bahwa kombinasi stres dan kurangnya afeksi dapat membuat seseorang mengalami perubahan perilaku tertentu, meskipun respons setiap orang tetap dapat berbeda.

Berikut enam hal yang mungkin terlihat ketika seorang perempuan sedang menghadapi tekanan emosional sekaligus merasa kurang mendapatkan kasih sayang.

1. Menjadi Terlalu Mandiri, Padahal Sebenarnya Ingin Didukung

Kemandirian merupakan kualitas yang positif. Namun, ada perbedaan antara seseorang yang memilih mandiri karena memang menyukai kebebasan dan seseorang yang menjadi terlalu mandiri karena merasa tidak dapat mengandalkan orang lain.

Ketika seorang perempuan berkali-kali meminta bantuan tetapi merasa tidak mendapatkan respons yang diharapkan, ia mungkin akhirnya memutuskan untuk mengerjakan semuanya sendiri. 

Lama-kelamaan, kebiasaan tersebut dapat terlihat seperti sebuah kekuatan besar. Padahal, di baliknya mungkin terdapat rasa lelah karena terlalu sering harus mengurus segala sesuatu tanpa dukungan emosional.

YourTango menggambarkan bahwa perempuan yang mengalami tekanan dan merasa kurang didukung dapat belajar untuk berhenti meminta bantuan. 

Bukan karena mereka tidak membutuhkannya, melainkan karena meminta bantuan terasa lebih melelahkan daripada menyelesaikan semuanya sendiri.

Inilah alasan mengapa seseorang yang terlihat sangat kuat tetap membutuhkan perhatian. 

Ia mungkin mampu melakukan banyak hal seorang diri, tetapi kemampuan tersebut tidak otomatis berarti ia ingin selalu sendirian.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore