
Psikolog menjelaskan bagaimana kerabat yang bersikap terlalu kritis. (pinterest)
JawaPos.com - Tidak semua kritik dari keluarga lahir dari niat buruk. Namun, menurut ulasan terbaru di Psychology Today, ada kalanya kerabat yang tampak ingin membantu justru bersikap hypercritical, yaitu terlalu sering memberikan kritik hingga membuat orang lain merasa tidak pernah cukup baik. Perilaku ini dapat mengikis rasa percaya diri dan memengaruhi hubungan keluarga dalam jangka panjang.
Sikap hypercritical sering kali dibungkus sebagai bentuk kepedulian. Misalnya, komentar mengenai pilihan karier, cara mengasuh anak, penampilan, atau keputusan hidup selalu disampaikan sebagai "nasihat". Namun, alih-alih memberikan dukungan, kritik tersebut terus berfokus pada kekurangan tanpa diimbangi apresiasi atau empati. Akibatnya, penerima kritik bisa merasa terus dihakimi.
Orang yang terlalu kritis tidak selalu menyadari dampak perilakunya. Sebagian tumbuh dalam lingkungan yang menganggap kritik keras sebagai cara memotivasi, sementara yang lain mungkin memiliki standar yang sangat tinggi terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Meski demikian, memahami alasan di balik perilaku tersebut tidak berarti seseorang harus menerima kritik yang terus-menerus tanpa batas.
Jika menghadapi kerabat yang seperti ini, penting untuk menetapkan batasan yang sehat. Anda dapat menyampaikan dengan tenang bahwa masukan akan lebih mudah diterima bila disampaikan secara konstruktif dan tidak terus-menerus menghakimi.
Membatasi topik tertentu atau mengurangi intensitas interaksi juga bisa menjadi pilihan apabila kritik tersebut mulai memengaruhi kesehatan emosional.
Hubungan keluarga yang sehat dibangun melalui keseimbangan antara kejujuran dan kasih sayang. Kritik memang dapat membantu seseorang berkembang, tetapi hanya jika disampaikan dengan rasa hormat, empati, dan tujuan untuk mendukung, bukan mengendalikan atau merendahkan.
Menjaga kesehatan mental bukan berarti menjauh dari keluarga, melainkan memastikan setiap hubungan tetap memberi ruang untuk saling menghargai dan bertumbuh bersama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022