Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Juli 2026 | 23.31 WIB

Cara Membangun Resiliensi Berkelanjutan agar Tetap Kreatif di Tengah Tekanan Kerja

burnout dan tekanan pekerjaan (pinterest)

 

 
JawaPos.com – Bekerja di bidang kreatif sering dipandang sebagai profesi yang penuh kebebasan dan ruang berekspresi.
 
Namun di balik proses menciptakan karya, banyak kreator harus menghadapi kritik, penolakan, tekanan untuk terus terlihat di ruang publik, hingga ketidakpastian finansial.
 
Karena karya sering kali menjadi cerminan identitas diri, kegagalan dalam pekerjaan kreatif pun dapat terasa sangat personal.
 
Dikutip dari Psychology Today, resiliensi bukan berarti mampu menanggung tekanan tanpa batas.
 
Sebaliknya, resiliensi adalah kemampuan psikologis yang dapat dibangun, terkuras, dan dipulihkan.
 
Artinya, seseorang tidak dituntut untuk terus bekerja tanpa henti, melainkan perlu mengetahui kapan harus beristirahat, mengevaluasi diri, dan memulihkan energi.
 
Salah satu tantangan terbesar bagi pekerja kreatif adalah memisahkan nilai diri dari hasil sebuah karya. Penolakan terhadap proyek atau kritik dari publik bukan berarti seseorang tidak berbakat.
 
Dengan melihat umpan balik sebagai bahan pembelajaran, bukan penilaian terhadap harga diri, kreator dapat menjaga motivasi dan mengurangi beban emosional ketika menghadapi kegagalan.
 
Selain itu, membangun visibilitas di era digital juga perlu dilakukan secara sehat. Memperkenalkan karya memang penting untuk membuka peluang, tetapi tidak berarti seseorang harus selalu aktif atau membagikan seluruh aspek kehidupannya.
 
Menentukan batasan mengenai apa yang ingin dipublikasikan dapat membantu mengurangi tekanan akibat komentar negatif dan perbandingan dengan orang lain. 
 
Di sisi finansial, menetapkan tarif yang layak serta berani bernegosiasi juga merupakan bagian penting dari keberlanjutan karier kreatif, bukan sesuatu yang perlu dihindari.
 
Pada akhirnya, resiliensi yang berkelanjutan lahir dari keseimbangan antara kreativitas, kesehatan mental, dan kondisi kerja yang sehat. 
 
Berani mengatakan "tidak" pada pekerjaan yang merugikan, memberi waktu untuk beristirahat, serta menjaga batasan pribadi merupakan langkah penting agar kreativitas tetap tumbuh dalam jangka panjang.
 
Tujuannya bukan menjadi kebal terhadap tekanan, melainkan mampu mengenali kelelahan, memulihkan diri, dan terus berkarya tanpa kehilangan jati diri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore