Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 18.21 WIB

11 Kesalahpahaman Generasi Z di Dunia Kerja bagi Bos Senior Menurut Psikologi

Kesalahpahaman generasi Z di dunia kerja bagi bos senior menurut psikologi (Magnific/ tirachardz) - Image

Kesalahpahaman generasi Z di dunia kerja bagi bos senior menurut psikologi (Magnific/ tirachardz)

JawaPos.com – Psikologi generasi kerja menunjukkan bahwa perbedaan cara pandang antara atasan senior dan generasi Z sering memicu kesalahpahaman.

Generasi baby boomer dan generasi X kerap menilai cara kerja generasi Z hanya berdasarkan stereotip tanpa memahami konteks zaman yang berubah.

Padahal generasi Z tumbuh di tengah kondisi ekonomi dan sosial yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.

Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (21/7), berikut sebelas kesalahpahaman psikologi generasi kerja yang sering dilakukan atasan senior terhadap karyawan generasi Z.

1. Menganggap sering berganti pekerjaan sebagai bentuk ketidakloyalan

Generasi sebelumnya memasuki dunia kerja yang jauh lebih stabil dibanding kondisi yang dihadapi generasi Z saat ini.

Kebiasaan berpindah kerja pada generasi Z lebih mencerminkan ketidakstabilan ekonomi, bukan kurangnya dedikasi terhadap pekerjaan.

Generasi ini menolak bertahan di posisi yang tidak memberikan penghasilan layak sesuai standar hidup mereka.

2. Mengira permintaan fleksibilitas berarti enggan bekerja

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore