Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Juli 2026 | 04.46 WIB

Apakah Orang Kaya Lebih Bahagia? Ini Fakta Psikologi tentang Uang dan Kesejahteraan Hidup 

ilustrasi uang dari pinterest
ilustrasi uang dari pinteres
 
JawaPos.com – Ungkapan "uang tidak bisa membeli kebahagiaan" sudah lama menjadi bagian dari kehidupan banyak orang.
 
Namun, berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa hubungan antara uang dan kebahagiaan sebenarnya jauh lebih kompleks.
 
Uang memang bukan sumber kebahagiaan sejati, tetapi memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman, mengurangi stres, dan membuka akses terhadap berbagai kebutuhan hidup.
 
Menurut para psikolog, tekanan akibat kesulitan finansial dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental.
 
Ketika seseorang terus-menerus memikirkan biaya hidup, tagihan, atau kebutuhan pokok, energi mental yang dimiliki lebih banyak tersita untuk bertahan hidup dibanding menikmati hidup.
 
Karena itu, memiliki kondisi finansial yang stabil sering kali membuat seseorang merasa lebih tenang dan memiliki ruang untuk memperhatikan kesejahteraan diri.
 
Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa peningkatan pendapatan berkaitan dengan kepuasan hidup yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang sebelumnya kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
 
Namun, efek tersebut tidak berlangsung tanpa batas. Setelah kebutuhan utama terpenuhi dan kondisi ekonomi menjadi cukup nyaman, tambahan penghasilan biasanya hanya memberikan peningkatan kebahagiaan yang relatif kecil dibanding sebelumnya.
 
Di sisi lain, mengejar uang secara berlebihan justru dapat mengurangi kualitas hidup apabila harus mengorbankan hubungan dengan keluarga, kesehatan, atau waktu untuk diri sendiri.
 
Penghasilan tinggi tidak otomatis menghadirkan rasa bermakna dalam hidup. Bahkan pekerjaan dengan gaji besar dapat memicu kelelahan dan burnout jika tidak diimbangi dengan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.
 
Para ahli menilai bahwa kebahagiaan jangka panjang lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor nonmateri, seperti hubungan sosial yang hangat, rasa syukur, tujuan hidup, aktivitas yang bermakna, hingga kebiasaan merawat kesehatan fisik dan mental.
 
Menghabiskan waktu bersama orang terdekat, berolahraga, bermeditasi, menikmati alam, atau melakukan kegiatan sukarela terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan emosional tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
 
Kesimpulannya, uang memang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup karena memberikan rasa aman dan mengurangi tekanan finansial.
 
Namun, uang bukanlah satu-satunya kunci kebahagiaan. Kehidupan yang benar-benar memuaskan dibangun melalui perpaduan antara stabilitas ekonomi, hubungan yang sehat, tujuan hidup yang jelas, serta kemampuan menikmati momen-momen sederhana yang tidak dapat dibeli dengan materi.
 
 
Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore