Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juni 2026 | 15.22 WIB

Ironi Ponsel Pintar: Pemicu Utama Perselingkuhan Zaman Now Menurut Riset

Ilustrasi. Ironi Ponsel Pintar: Pemicu Utama Perselingkuhan Zaman Now Menurut Riset.  - Image

Ilustrasi. Ironi Ponsel Pintar: Pemicu Utama Perselingkuhan Zaman Now Menurut Riset. 

JawaPos.com - Era digital membawa kenyataan pahit dalam dinamika hubungan modern, di mana statistik menunjukkan bahwa satu dari setiap tiga pasangan kini terlibat dalam perselingkuhan. Kemajuan teknologi gawai pintar, yang seharusnya mendekatkan yang jauh, justru memfasilitasi penipuan emosional dan fisik secara masif hanya dalam satu ketukan jari.

Ironisnya, data dari situs perselingkuhan ternama Victoria Milan mengungkapkan bahwa 45 persen orang memilih berselingkuh justru karena pasangan sah mereka terlalu asyik bermain ponsel pintar dan mengabaikan kehadiran mereka. Perilaku mengabaikan pasangan demi gawai (phubbing) ini membuka celah fatal, mengingat aplikasi kencan online kini menjadi hulu utama retaknya komitmen pernikahan.

Bahkan, diperkirakan hingga 30 persen profil di situs kencan lajang sebenarnya dioperasikan oleh orang yang sudah terikat pernikahan. Dikutip dari Your Tango, platform perselingkuhan global seperti Ashley Madison bahkan telah menjaring lebih dari 70 juta anggota yang aktif menyembunyikan jejak digital mereka.

Siasat Licik Aplikasi Penyamar Jejak Digital

Dunia teknologi yang terlampau maju kini menyediakan berbagai lapisan perlindungan bagi para peselingkuh untuk menyembunyikan rahasia mereka. Para pelaku manipulasi digital memanfaatkan aplikasi khusus yang dirancang menyerupai alat kerja atau program bawaan ponsel yang tidak mencurigakan.

Sebagai contoh, aplikasi seperti Vaulty Stocks secara visual tampak seperti platform pemantau pasar saham biasa, namun akan membuka akses ke galeri foto dan video rahasia begitu pengguna memasukkan PIN khusus. Ada pula aplikasi penghapus riwayat panggilan otomatis serta Tiger Text atau Invisible Text yang memiliki fitur enkripsi mandiri agar pesan teks menghancurkan dirinya sendiri dalam waktu singkat.

Lebih cerdik lagi, aplikasi seperti Slydial mampu merekayasa panggilan keluar seolah-olah pelaku sudah mencoba menghubungi pasangan mereka tanpa harus benar-benar berbicara secara langsung. Sementara itu, Black SMS menyamarkan seluruh obrolan terenkripsi menjadi bentuk file gambar yang tampak sepenuhnya tidak berbahaya di layar kunci ponsel.

3 Langkah Ampuh Membentengi Pernikahan dari Godaan Digital

Meskipun ancaman perselingkuhan di era modern semakin kompleks, keutuhan rumah tangga tetap bisa dipertahankan secara kokoh jika komitmen dijadikan sebagai prioritas utama. Pakar hubungan menyarankan tiga langkah taktis berikut untuk mengembalikan keintiman yang sempat hilang:

1. Berikan Apresiasi dan Validasi yang Layak

Mengabaikan keberadaan pasangan di rumah adalah investasi buruk yang mendatangkan risiko besar bagi masa depan pernikahan Anda. Secara psikologis, pasangan yang merasa tidak dihargai, diabaikan, atau dianggap sebagai dekorasi rumah adalah kelompok orang pertama yang paling rentan mencari validasi di luar. Buat pasangan Anda merasa dicintai secara verbal maupun tindakan, dan jangan pernah berasumsi bahwa hubungan Anda baik-baik saja tanpa adanya usaha untuk menyiramnya dengan kasih sayang.

2. Singkirkan Gawai dan Bangun Keintiman Mendalam

Langkah paling radikal namun krusial adalah dengan meletakkan ponsel pintar Anda saat sedang menghabiskan waktu bersama di rumah. Tunjukkan rasa ingin tahu yang tulus tentang keseharian mereka, serta ambil inisiatif untuk menyuntikkan kembali keceriaan, humor, sensualitas, dan petualangan baru dalam hubungan. Jangan pernah menunggu pasangan Anda bergerak terlebih dahulu; jadilah motor utama yang menghidupkan kembali gairah romantis yang mulai meredup.

3. Terlibat Aktif dalam Kehidupan Profesional Pasangan

Rasa ingin tahu yang sehat terhadap dunia kerja pasangan juga terbukti membuahkan hasil yang positif untuk menangkal orang ketiga. Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk mengunjungi kantor mereka, menghadiri acara korporasi, atau sekadar bersedia menjadi pendengar yang baik saat mereka mengeluhkan masalah bisnis. Katakan dengan jujur betapa Anda bangga atas pencapaian karier mereka, serta tunjukkan ketertarikan untuk mempelajari hobi atau minat baru yang sedang mereka tekuni di luar rumah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore