Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Mei 2026 | 04.04 WIB

Jika Diam Terasa Lebih Baik Daripada Berbicara, Kemungkinan Anda Memiliki 9 Ciri Kepribadian Langka Ini

seseorang yang tidak banyak berbicara (Magnific/Flowo) - Image

seseorang yang tidak banyak berbicara (Magnific/Flowo)


JawaPos.com - Di dunia yang semakin bising, kemampuan untuk diam sering kali dianggap kelemahan. Orang yang tidak banyak bicara kerap dicap pemalu, kurang percaya diri, atau sulit bersosialisasi.

Padahal, psikologi menunjukkan bahwa tidak semua orang yang memilih diam sedang merasa tidak nyaman. Banyak di antaranya justru memiliki kedalaman emosi, kecerdasan sosial, dan cara berpikir yang lebih matang dibanding kebanyakan orang.

Ada orang-orang yang merasa lebih tenang saat mendengarkan daripada berbicara. Mereka tidak menikmati percakapan kosong, tidak suka mencari perhatian, dan lebih memilih menyimpan energi untuk hal-hal yang benar-benar penting. Menariknya, sikap seperti ini sering berkaitan dengan ciri kepribadian yang cukup langka.

Dilansir dari Expert Editor, jika Anda termasuk orang yang merasa diam jauh lebih nyaman daripada harus terus berbicara, mungkin Anda memiliki beberapa karakteristik berikut.

1. Anda Memiliki Dunia Pikiran yang Sangat Aktif

Orang yang lebih suka diam biasanya bukan karena mereka tidak punya sesuatu untuk dikatakan. Justru sebaliknya, pikiran mereka terlalu penuh.

Mereka sering memikirkan banyak hal sekaligus:

menganalisis situasi,
memperhatikan detail kecil,
mempertimbangkan perasaan orang lain,
hingga memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang belum tentu terpikirkan oleh orang lain.

Karena proses mental mereka begitu aktif, berbicara spontan terkadang terasa melelahkan. Mereka lebih nyaman mengamati dulu sebelum memberikan respons yang benar-benar dipikirkan dengan matang.

Inilah alasan mengapa banyak orang pendiam sering mengeluarkan kalimat singkat, tetapi sangat bermakna.

2. Anda Tidak Menyukai Percakapan Dangkal

Tidak semua orang menikmati obrolan ringan tentang cuaca, gosip, atau basa-basi sosial.

Bagi sebagian orang, percakapan seperti itu terasa menguras energi. Mereka lebih tertarik pada pembicaraan yang mendalam:

tentang kehidupan,
pengalaman emosional,
tujuan hidup,
psikologi manusia,
atau ide-ide besar.

Karena itu, mereka sering memilih diam daripada ikut berbicara hanya demi mengisi keheningan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore