
seseorang yang bisa tertidur di mana saja kapanpun (Magnific/freepik)
JawaPos.com - Kemampuan untuk tertidur di mana saja dan kapan saja sering dianggap sebagai bakat alami. Ada orang yang bisa tidur nyenyak di kursi bandara, di dalam kendaraan umum, di ruang tunggu rumah sakit, bahkan hanya beberapa menit sebelum rapat dimulai. Sementara itu, sebagian orang lain membutuhkan suasana sempurna: lampu redup, suhu tertentu, kasur nyaman, dan pikiran yang benar-benar tenang.
Namun menurut psikologi, kemampuan untuk mudah tertidur bukan hanya soal tubuh yang lelah. Di balik kebiasaan tersebut sering kali terdapat keterampilan hidup tertentu yang sudah terlatih dengan baik. Orang-orang yang mampu beristirahat dengan cepat biasanya memiliki kemampuan mengelola pikiran, emosi, energi, dan tekanan hidup secara lebih efektif.
Tentu saja, kemampuan tidur cepat bukan berarti selalu sehat. Dalam beberapa kasus, rasa kantuk berlebihan bisa menjadi tanda kelelahan kronis atau gangguan kesehatan tertentu. Tetapi pada banyak situasi normal, kemampuan untuk beristirahat dengan cepat justru mencerminkan fleksibilitas mental dan kestabilan emosional.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat sembilan keterampilan hidup yang sering dimiliki oleh orang-orang yang bisa tertidur di mana saja dan kapan saja menurut perspektif psikologi.
1. Mereka Mampu Melepaskan Kendali
Salah satu alasan terbesar seseorang sulit tidur adalah keinginan untuk mengontrol segala sesuatu. Pikiran terus aktif memikirkan apa yang akan terjadi besok, apa yang belum selesai, atau bagaimana cara mengatasi masalah tertentu.
Sebaliknya, orang yang mudah tertidur biasanya memiliki kemampuan untuk “melepaskan” sementara waktu. Mereka memahami bahwa tidak semua hal harus dipikirkan saat itu juga. Ketika tubuh membutuhkan istirahat, mereka memberi izin pada diri sendiri untuk berhenti sejenak.
Dalam psikologi, kemampuan ini berkaitan dengan acceptance atau penerimaan. Orang yang memiliki tingkat penerimaan tinggi cenderung lebih mudah menenangkan sistem sarafnya. Mereka tidak terus-menerus melawan kenyataan atau memaksa pikiran tetap aktif.
Keterampilan ini sangat penting dalam kehidupan modern yang penuh tekanan. Semakin seseorang belajar menerima bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, semakin mudah tubuh memasuki kondisi relaksasi.
2. Mereka Memiliki Regulasi Emosi yang Baik

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
