
seseorang yang tidak pernah menjadi anak kesayangan(Magnific/marymarkevich)
JawaPos.com - Dalam dinamika keluarga, tidak semua anak merasakan posisi yang sama. Ada yang tumbuh sebagai “anak kesayangan”, sementara yang lain merasa terabaikan, dibandingkan, atau kurang mendapatkan perhatian emosional. Pengalaman ini, terutama jika berlangsung lama, dapat membentuk pola kepribadian tertentu hingga dewasa.
Menurut berbagai kajian dalam psikologi perkembangan dan hubungan keluarga, anak yang tidak pernah merasa menjadi “favorit” sering mengembangkan mekanisme adaptasi tertentu. Mekanisme ini tidak selalu buruk—bahkan beberapa justru menjadi kekuatan—namun tetap berakar dari pengalaman emosional yang kompleks.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 10 sifat yang sering berkembang:
1. Mandiri Secara Berlebihan
Karena terbiasa tidak diandalkan atau tidak mendapat dukungan, mereka belajar mengandalkan diri sendiri sejak dini.
Di satu sisi, ini membuat mereka tangguh. Namun di sisi lain, mereka bisa kesulitan meminta bantuan, bahkan saat benar-benar membutuhkannya.
2. Sulit Mempercayai Orang Lain
Kurangnya rasa aman emosional di masa kecil dapat membuat mereka tumbuh dengan kewaspadaan tinggi.
Mereka cenderung berpikir: “Kalau orang terdekat saja tidak sepenuhnya ada untukku, bagaimana dengan orang lain?”
3. Sangat Sensitif terhadap Penolakan
Pengalaman merasa “kurang dipilih” dapat membuat mereka lebih peka terhadap tanda-tanda penolakan, sekecil apa pun.
Kadang mereka membaca situasi secara berlebihan, bahkan ketika tidak ada niat buruk.
4. Perfeksionisme
Banyak dari mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa mereka harus “lebih baik” untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan.
Akibatnya, mereka menetapkan standar tinggi pada diri sendiri dan sulit merasa puas.
5. Haus Validasi
Karena kurang mendapat pengakuan di masa kecil, mereka sering mencari validasi dari luar saat dewasa.
Pujian, penerimaan, dan pengakuan menjadi sangat penting bagi rasa harga diri mereka.
6. Empati yang Tinggi
Ini salah satu sisi positif yang sering muncul.
Karena pernah merasa diabaikan, mereka lebih peka terhadap perasaan orang lain dan cenderung menjadi pendengar yang baik.
7. Cenderung Menyenangkan Orang (People Pleaser)
Mereka belajar bahwa menjadi “menyenangkan” bisa menjadi cara untuk diterima.
Namun, ini bisa membuat mereka mengabaikan kebutuhan diri sendiri demi orang lain.
8. Sulit Mengekspresikan Emosi
Jika dulu emosi mereka tidak divalidasi, mereka bisa belajar untuk menekan perasaan.
Akibatnya, saat dewasa mereka mungkin kesulitan mengungkapkan apa yang sebenarnya dirasakan.
9. Overthinking dalam Hubungan
Dalam hubungan sosial atau romantis, mereka cenderung banyak berpikir dan menganalisis.
Mereka sering bertanya-tanya: “Apakah aku cukup berarti?” atau “Apakah aku akan ditinggalkan?”
10. Ketahanan Mental yang Kuat
Di balik semua tantangan, banyak dari mereka justru tumbuh menjadi pribadi yang sangat kuat.
Mereka terbiasa menghadapi kesulitan sendirian dan mampu bertahan dalam situasi yang tidak mudah.
Penting untuk dipahami bahwa sifat-sifat ini bukanlah “cacat”, melainkan hasil adaptasi dari pengalaman hidup. Psikologi melihat ini sebagai bentuk coping mechanism—cara individu bertahan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tidak selalu ideal.
Kabar baiknya, pola-pola ini bukan sesuatu yang permanen. Dengan kesadaran diri, refleksi, dan jika perlu bantuan profesional, seseorang bisa membangun pola hubungan yang lebih sehat dan memperkuat harga diri.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
