Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 01.31 WIB

Orang yang Tumbuh Tanpa Uang Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Ini dalam Situasi Sosial Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh tanpa uang. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang tumbuh tanpa uang. (Freepik/freepik)


JawaPos.com - Tidak semua orang yang tumbuh tanpa banyak uang menyadari bagaimana pengalaman masa kecil mereka membentuk cara berpikir dan bersikap saat dewasa. Kondisi ekonomi yang terbatas bukan hanya soal tidak punya akses terhadap materi, tetapi juga memengaruhi pola pikir, rasa aman, dan cara seseorang berinteraksi dengan orang lain.

Dalam psikologi, pengalaman kekurangan (scarcity) sering meninggalkan “jejak” yang muncul secara halus dalam situasi sosial. Menariknya, banyak perilaku ini muncul secara otomatis—tanpa disadari.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat sembilan perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang yang tumbuh tanpa uang, terutama dalam konteks sosial.

1. Sulit Menerima Bantuan atau Traktiran

Orang yang terbiasa hidup dalam keterbatasan sering mengembangkan rasa mandiri yang sangat kuat. Akibatnya, ketika seseorang menawarkan bantuan atau mentraktir, mereka justru merasa tidak nyaman.

Bukan karena tidak menghargai, tetapi karena ada perasaan:

“Saya tidak ingin merepotkan”
“Saya harus membalas nanti”

Secara psikologis, ini berkaitan dengan kebutuhan untuk menjaga harga diri setelah lama hidup dalam kondisi serba kekurangan.

2. Terlalu Memikirkan Harga dalam Situasi Sosial

Saat makan bersama atau pergi ke tempat tertentu, mereka cenderung:

Melihat harga sebelum memilih
Menghindari menu mahal
Merasa cemas jika tempatnya terlalu “mewah”

Bahkan ketika mereka sudah mampu secara finansial, pola pikir ini tetap terbawa. Ini dikenal sebagai scarcity mindset, yaitu fokus berlebihan pada keterbatasan sumber daya.

3. Canggung dalam Lingkungan “High-Class”

Lingkungan sosial yang dianggap “kelas atas” bisa memicu rasa tidak percaya diri. Misalnya:

Tidak tahu etika makan formal
Bingung dengan istilah menu
Takut dianggap “tidak pantas”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore