
Ilustrasi pasangan yang sering posting hubungan di media sosial. (freepik/ Drazen Zigic)
JawaPos.com - Di era digital saat ini, membagikan momen kebersamaan dengan pasangan di media sosial sudah menjadi hal yang sangat umum, bahkan sering dianggap sebagai bentuk ekspresi cinta yang modern.
Mulai dari foto, video kebersamaan, hingga caption romantis yang menyentuh, semuanya kerap dijadikan cara untuk menunjukkan kebahagiaan kepada publik.
Tak sedikit pula yang mengaitkannya dengan bukti keseriusan atau keharmonisan dalam hubungan.
Namun, di balik deretan unggahan manis yang terlihat di layar, psikologi justru menemukan sisi lain yang jarang disadari.
Psikologi mengungkapkan bahwa pasangan yang terlalu sering mempublikasikan hubungan mereka di media sosial bisa memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi terhadap konflik, tekanan, hingga ketidakstabilan emosional dalam hubungan.
Alih-alih memperkuat ikatan, kebiasaan ini dalam beberapa kasus justru menjadi sinyal adanya kebutuhan validasi, rasa tidak aman, atau dinamika yang kurang sehat di balik layar.
Lantas, apa saja alasan psikologis yang menjelaskan fenomena ini? Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Rabu (29/4), berikut merupakan 7 alasan mengapa sering posting hubungan di media sosial lebih rentan putus, menurut psikologi.
1. Media sosial sebagai sarana validasi
Sering kali, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbagi momen, tetapi juga sebagai sarana untuk mencari pengakuan dari orang lain.
Dalam konteks hubungan, pasangan yang terlalu sering membagikan kemesraan bisa saja tanpa sadar sedang mencari validasi berupa likes, komentar, atau pujian dari orang lain.
Hal ini dapat menjadi masalah ketika kebahagiaan dalam hubungan mulai bergantung pada respons publik, bukan pada kualitas hubungan itu sendiri.
Jika pengakuan dari luar tidak sesuai harapan, muncul keraguan atau ketidakpuasan.
Jadi, hubungan yang sehat seharusnya tidak memerlukan pengakuan dari orang lain untuk dianggap berhasil.
2. Tekanan untuk mempertahankan citra di media sosial
Pada awalnya, membagikan momen bersama pasangan di media sosial terasa menyenangkan dan alami.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
