Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 21.50 WIB

6 Cara Mengenali Pria yang Manis di Awal, tapi Perlahan Menjadi Toxic: Begini Ciri-Cirinya!

Ilustrasi pria yang manis di awal, tapi perlahan menjadi toxic. (freepik/ stockking) - Image

Ilustrasi pria yang manis di awal, tapi perlahan menjadi toxic. (freepik/ stockking)

JawaPos.com - Di awal hubungan, tidak sedikit pria yang tampil begitu manis, penuh perhatian, dan seolah menjadi sosok yang selama ini diharapkan.

Sikapnya membuat nyaman, kata-katanya menenangkan, dan kehadirannya terasa menyenangkan.

Namun, seiring berjalannya waktu, perlahan muncul perubahan yang sering kali tidak langsung disadari.

Sikap yang dulu hangat mulai terasa berbeda, menjadi lebih dingin, lebih mengontrol, atau bahkan merendahkan secara halus.

Perubahan ini bisa membingungkan dan membuat seseorang bertanya-tanya, apakah ini hanya fase atau tanda sesuatu yang tidak sehat.

Oleh karena itu, penting untuk memahami sejak awal tanda-tanda pria yang tampak manis di awal, tetapi perlahan menunjukkan perilaku toxic, agar tidak terjebak lebih jauh dalam hubungan yang merugikan secara emosional.

Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Rabu (29/4), berikut merupakan 6 cara mengenali pria yang manis di awal, tapi perlahan menjadi toxic.

1. Ahli dalam penampilan publik

Orang seperti ini biasanya sangat terampil dalam membangun kesan positif di depan banyak orang.

Mereka tahu kapan harus tersenyum, bagaimana berbicara dengan sopan, dan cara membuat orang lain merasa dihargai. Mereka juga sering terlihat perhatian, misalnya dengan mengingat hal-hal kecil tentang orang lain.

Namun, penting untuk dipahami bahwa semua ini bisa saja merupakan bagian dari “peran” yang sengaja mereka tampilkan. Tujuannya sering kali untuk mendapatkan kepercayaan, pengaruh, atau citra baik di mata orang lain.

Karena itu, kita tidak bisa hanya menilai seseorang dari bagaimana ia bersikap di depan umum. Perlu diperhatikan apakah sikap baik tersebut tetap konsisten ketika tidak ada orang lain yang melihat.

2. Pengalaman pribadi

Dalam banyak kasus, orang seperti ini menunjukkan perbedaan sikap yang sangat jelas antara situasi publik dan pribadi.

Saat berada di lingkungan sosial, mereka tampak menyenangkan, ramah, bahkan bisa menjadi pusat perhatian.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore