Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 15.13 WIB

8 Buku yang Wajib Anda Baca Di Usia 60-an yang akan Mengubah Cara Anda Berpikir Tentang Sisa Hidup Anda

seseorang yang masih membaca buku di usia tua. (Freepik/prostooleh) - Image

seseorang yang masih membaca buku di usia tua. (Freepik/prostooleh)

 
 
JawaPos.com - Memasuki usia 60-an sering kali menjadi titik refleksi besar: tentang makna hidup, warisan yang ingin ditinggalkan, dan bagaimana menjalani sisa waktu dengan lebih sadar.
 
Di fase ini, buku bukan sekadar hiburan—ia bisa menjadi teman berpikir, penuntun batin, bahkan “cermin” untuk melihat ulang hidup dengan perspektif baru.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 8 buku yang layak Anda baca di usia 60-an—bukan karena ringan, tetapi justru karena kedalamannya mampu mengubah cara Anda memandang hidup ke depan.

1. Man's Search for Meaning – Viktor E. Frankl

Buku ini lahir dari pengalaman nyata di kamp konsentrasi Nazi. Frankl menunjukkan bahwa bahkan dalam penderitaan ekstrem, manusia masih memiliki kebebasan untuk memilih makna hidupnya.

Di usia 60-an, Anda mungkin mulai bertanya: apa arti semua yang telah saya jalani? Buku ini tidak memberi jawaban instan, tetapi membantu Anda menyadari bahwa makna bisa ditemukan—bahkan sekarang.

2. The Last Lecture – Randy Pausch

Ditulis oleh seorang profesor yang didiagnosis kanker terminal, buku ini terasa seperti surat perpisahan yang jujur dan hangat.

Alih-alih tentang kematian, buku ini justru berbicara tentang bagaimana hidup dengan penuh kesadaran. Anda akan mulai bertanya: jika waktu saya terbatas, apa yang benar-benar penting?

3. Being Mortal – Atul Gawande

Buku ini membahas realitas penuaan dan sistem medis modern yang sering kali mengabaikan kualitas hidup.

Ini bukan bacaan yang nyaman, tetapi sangat penting. Anda akan mulai melihat bahwa “hidup lebih lama” tidak selalu berarti “hidup lebih baik”—dan mulai memikirkan bagaimana Anda ingin menjalani tahun-tahun terakhir.

4. The Art of Happiness – Dalai Lama & Howard C. Cutler

Kebahagiaan bukan hasil keberuntungan, tetapi latihan batin. Buku ini menggabungkan kebijaksanaan spiritual dan psikologi modern.

Di usia 60-an, fokus sering bergeser dari pencapaian ke ketenangan. Buku ini membantu Anda mengembangkan kedamaian yang tidak bergantung pada kondisi luar.

5. Tuesdays with Morrie – Mitch Albom

Kisah hubungan antara seorang murid dan gurunya yang menghadapi kematian. Percakapan mereka menyentuh topik cinta, pekerjaan, penyesalan, dan kematian.

Buku ini seperti pengingat lembut: hidup bukan tentang kesibukan, tetapi tentang hubungan dan makna yang kita bangun.

6. The 4-Hour Workweek – Timothy Ferriss

Mungkin terdengar seperti buku untuk usia muda, tetapi justru relevan di usia 60-an. Buku ini menantang konsep kerja konvensional dan mendorong kebebasan waktu.

Pesan utamanya: Anda tidak harus menunggu pensiun untuk benar-benar hidup. Bahkan sekarang, Anda masih bisa merancang ulang gaya hidup Anda.

7. Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life

Konsep Jepang tentang “alasan untuk bangun setiap pagi” terasa sangat kuat di fase hidup ini.

Buku ini membantu Anda menemukan kembali tujuan—bukan yang besar dan ambisius, tetapi yang sederhana dan bermakna setiap hari.

8. Meditations – Marcus Aurelius

Ditulis oleh seorang kaisar Romawi, buku ini adalah refleksi pribadi tentang kehidupan, kematian, dan tanggung jawab.

Filosofi Stoik di dalamnya mengajarkan penerimaan, ketenangan, dan fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan—perspektif yang sangat relevan saat menghadapi ketidakpastian di usia lanjut.

Di usia 60-an, Anda tidak lagi membaca untuk “menjadi seseorang,” tetapi untuk memahami siapa diri Anda sebenarnya. Buku-buku di atas bukan sekadar inspiratif—mereka mengajak Anda berdialog dengan diri sendiri:

Apa yang masih ingin saya lakukan?
Apa yang sudah cukup?
Bagaimana saya ingin dikenang?

Jika ada satu benang merah dari semua buku ini, itu adalah: hidup tidak berhenti di usia 60—ia justru bisa menjadi lebih sadar, lebih bermakna, dan lebih damai.

Kalau Anda mau, saya bisa bantu pilihkan 2–3 buku dulu yang paling cocok dengan kondisi hidup Anda saat ini.
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore