
seseorang yang menghabiskan uang untuk pengalaman. (Freepik/tirachardz)
JawaPos.com - Di tengah budaya konsumsi modern, banyak orang terdorong untuk membeli barang-barang baru: gadget terbaru, pakaian bermerek, atau kendaraan mewah.
Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penelitian psikologi menunjukkan sesuatu yang menarik: kebahagiaan jangka panjang ternyata lebih sering datang dari pengalaman daripada kepemilikan benda.
Pengalaman bisa berupa perjalanan, konser, belajar hal baru, atau sekadar menghabiskan waktu berkualitas bersama orang terdekat.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat delapan manfaat utama yang biasanya dirasakan oleh orang yang lebih memilih membelanjakan uangnya untuk pengalaman.
1. Kebahagiaan yang Lebih Tahan Lama
Barang cenderung cepat kehilangan daya tariknya. Fenomena ini dikenal sebagai hedonic adaptation, yaitu ketika kita cepat terbiasa dengan hal baru sehingga kesenangannya memudar. Sebaliknya, pengalaman lebih sulit “membosankan” karena terus hidup dalam ingatan. Bahkan, kenangan tersebut bisa terasa semakin berharga seiring waktu.
2. Meningkatkan Koneksi Sosial
Sebagian besar pengalaman melibatkan orang lain, entah itu teman, keluarga, atau bahkan orang baru. Interaksi sosial ini memperkuat hubungan emosional. Dibandingkan membeli barang, berbagi pengalaman menciptakan cerita bersama yang mempererat ikatan.
3. Membentuk Identitas Diri
Pengalaman membantu seseorang memahami siapa dirinya. Misalnya, perjalanan ke tempat baru bisa membuka perspektif, sementara mencoba aktivitas baru bisa mengungkap minat tersembunyi. Barang mungkin mencerminkan status, tetapi pengalaman membentuk jati diri.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
