
Ilustrasi olahraga lari. (Saber Healthcare Group)
JawaPos.com–Olahraga lari kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tak hanya menjadi aktivitas fisik sederhana, lari juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mudah diakses siapa saja, tanpa perlu biaya mahal atau peralatan rumit.
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya jumlah komunitas lari di berbagai kota hingga maraknya event fun run yang terbuka bagi pemula. Lari dianggap sebagai olahraga low barrier, artinya siapa pun bisa memulainya kapan saja, bahkan hanya dengan bermodalkan sepatu yang nyaman.
Ada beberapa alasan mengapa lari makin digemari. Pertama, lari merupakan olahraga yang praktis dan fleksibel, bisa dilakukan di mana saja, dari taman hingga jalan kompleks.
Kedua, lari merupakan olahraga yang sejatinya paling berbiaya minim. Lari tidak perlu keanggotaan gym atau alat khusus dan memiliki manfaat kesehatan luas, mulai dari menjaga kesehatan jantung, meningkatkan stamina, hingga membantu mengelola stres.
Selain itu, tren gaya hidup sehat pascapandemi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kebugaran tubuh.
Bagi yang ingin mulai rutin berlari, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan konsisten.
Mulai dari jarak pendek
Tidak perlu langsung 5K. Awali dengan kombinasi jalan cepat dan lari ringan selama 15–20 menit.
Gunakan sepatu yang nyaman

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
