
Ilustrasi Fibermaxxing (Freepik)
JawaPos.com - Tren kesehatan di media sosial sering kali berkembang dengan cepat dan menarik perhatian banyak orang.
Salah satu tren terbaru yang sedang ramai dibicarakan adalah fibermaxxing, yaitu upaya meningkatkan konsumsi serat secara signifikan demi kesehatan yang lebih optimal.
Popularitasnya meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan pencernaan.
Namun, seperti tren kesehatan lainnya, tidak semua informasi yang beredar sepenuhnya dipahami secara mendalam.
Banyak orang mengikuti tren tanpa mengetahui dasar ilmiah maupun potensi risikonya.
Oleh karena itu, penting untuk memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan serat, manfaatnya bagi tubuh, serta bagaimana cara mengonsumsinya dengan tepat.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang fibermaxxing, mulai dari definisi, manfaat, hingga panduan aman dalam meningkatkan asupan serat berdasarkan pendekatan ilmiah.
Simak selengkapnya yang dihimpun dari Psychology Today pada Selasa (31/03).
Serat pangan merupakan bagian dari makanan nabati yang tidak dapat dicerna sepenuhnya oleh tubuh.
Berbeda dengan nutrisi lain yang dipecah dan diserap, serat justru melewati sistem pencernaan hingga mencapai usus besar dalam kondisi relatif utuh.
Di dalam usus besar, sebagian jenis serat akan difermentasi oleh bakteri baik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Sumber serat dapat ditemukan pada berbagai makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta produk turunannya.
Kebutuhan serat harian umumnya berkisar antara 25 hingga 34 gram, tergantung pada kebutuhan kalori dan jenis kelamin.
Meskipun demikian, sebagian besar orang masih belum memenuhi angka tersebut, sehingga berpotensi mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Serat memiliki peran penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan teratur.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
