
seseorang yang duduk diam saat orang dewasa berdebat. (Freepik/artursafronovvvv)
JawaPos.com - Tidak semua anak bereaksi sama ketika berada di tengah konflik orang dewasa. Ada anak yang menangis, ada yang mencoba menengahi, dan ada juga yang memilih diam—hanya duduk, memperhatikan, tanpa berkata apa pun.
Sekilas, sikap diam ini mungkin terlihat seperti tanda ketakutan atau ketidakberdayaan. Namun dalam psikologi, perilaku ini justru bisa mencerminkan berbagai proses mental dan emosional yang cukup kompleks. Anak yang diam saat konflik sering kali bukan sekadar “tidak bereaksi”, tetapi sedang memproses banyak hal di dalam dirinya.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat sembilan perilaku yang kemungkinan besar dimiliki oleh anak yang cenderung diam ketika orang dewasa berdebat:
1. Mengamati Secara Mendalam
Anak yang diam biasanya adalah pengamat yang tajam. Mereka memperhatikan nada suara, ekspresi wajah, hingga bahasa tubuh orang dewasa.
Alih-alih terlibat langsung, mereka mengumpulkan informasi. Ini bisa menjadi tanda kecerdasan sosial yang berkembang sejak dini.
2. Memproses Emosi Secara Internal
Beberapa anak tidak mengekspresikan emosi secara langsung. Mereka menyimpannya dan memprosesnya secara internal.
Hal ini tidak selalu buruk. Justru, mereka sering kali memiliki dunia batin yang kaya dan reflektif, meskipun terkadang berisiko memendam perasaan terlalu lama.
3. Menghindari Konflik
Diam bisa menjadi strategi untuk menjaga diri. Anak belajar bahwa konflik bisa terasa tidak aman, sehingga mereka memilih tidak terlibat.
Dalam jangka panjang, ini bisa berkembang menjadi kepribadian yang cenderung menghindari konfrontasi.
4. Sensitivitas Emosional yang Tinggi
Anak yang diam saat konflik sering kali sangat sensitif terhadap emosi orang lain.
Mereka bisa merasakan ketegangan dengan kuat, bahkan sebelum konflik memuncak. Karena itu, diam menjadi cara untuk melindungi diri dari overstimulasi emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022