Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 21.10 WIB

Orang yang Mendidik Diri Sendiri di Luar Ruang Kelas, Biasanya Menunjukkan 6 Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mendidik diri di luar kelas. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang mendidik diri di luar kelas. (Freepik/freepik)

 

JawaPos.com - Tidak semua orang belajar dengan cara yang sama. Ada orang yang berkembang melalui pendidikan formal di ruang kelas, tetapi ada juga yang tumbuh melalui rasa ingin tahu yang besar terhadap dunia. Mereka membaca, mencoba, bereksperimen, bertanya, dan belajar dari pengalaman hidup.

Dalam psikologi, orang yang belajar secara mandiri sering disebut sebagai self-directed learners atau autodidak. Mereka tidak menunggu seseorang mengajarkan sesuatu. Sebaliknya, mereka aktif mencari pengetahuan sendiri karena dorongan rasa ingin tahu yang kuat.

Menariknya, banyak penelitian dalam bidang Educational Psychology dan Personality Psychology menunjukkan bahwa orang-orang seperti ini sering memiliki pola kepribadian tertentu.

Dilansir dari Geediting, terdapat enam kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang mendidik diri mereka sendiri melalui rasa ingin tahu.

1. Rasa Ingin Tahu yang Sangat Tinggi


Ciri paling jelas dari pembelajar mandiri adalah rasa ingin tahu yang luar biasa besar.

Mereka tidak puas hanya dengan mengetahui sesuatu secara dangkal. Ketika menemukan hal menarik, mereka akan terus menggali lebih dalam. Mereka bertanya:

Mengapa hal ini terjadi?

Bagaimana prosesnya?

Apa yang akan terjadi jika saya mencobanya sendiri?

Dalam psikologi kepribadian, sifat ini sangat berkaitan dengan dimensi Openness to Experience dalam model Big Five Personality Traits.

Orang dengan tingkat openness yang tinggi biasanya:

suka ide baru

senang bereksperimen

menikmati belajar hal yang belum mereka pahami

Rasa ingin tahu inilah yang menjadi “mesin utama” pembelajaran mereka.

2. Motivasi Internal yang Kuat

Sebagian orang belajar karena tuntutan: nilai, ijazah, atau pekerjaan. Namun pembelajar mandiri biasanya digerakkan oleh motivasi dari dalam diri sendiri.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai Intrinsic Motivation, konsep penting dalam Self-Determination Theory yang dikembangkan oleh Edward L. Deci dan Richard Ryan.

Orang dengan motivasi intrinsik belajar karena:

mereka menikmati proses belajar

mereka merasa tertantang

mereka merasa berkembang

Artinya, mereka tidak membutuhkan tekanan eksternal untuk terus belajar.

3. Kemandirian Berpikir


Pembelajar mandiri biasanya tidak langsung menerima informasi begitu saja. Mereka cenderung memikirkan, mempertanyakan, dan mengevaluasi apa yang mereka pelajari.

Sifat ini berkaitan dengan kemampuan Critical Thinking.

Mereka sering:

membandingkan berbagai sumber

mempertanyakan asumsi

mencari bukti sebelum mempercayai sesuatu

Kemandirian berpikir ini membuat mereka lebih tahan terhadap informasi yang salah dan lebih mampu membangun pemahaman yang mendalam.

4. Ketahanan Mental yang Tinggi


Belajar tanpa struktur formal tidak selalu mudah. Tidak ada guru yang selalu membimbing, tidak ada kurikulum yang jelas, dan sering kali tidak ada orang yang memberi umpan balik langsung.

Karena itu, pembelajar mandiri biasanya memiliki ketahanan mental yang cukup kuat.

Dalam psikologi, sifat ini sering dikaitkan dengan Grit, konsep yang dipopulerkan oleh Angela Duckworth.

Grit mencakup dua hal utama:

ketekunan jangka panjang

konsistensi terhadap tujuan

Orang dengan grit tinggi tidak mudah menyerah meskipun proses belajar terasa sulit.

5. Kemampuan Belajar Sepanjang Hidup


Pembelajar mandiri biasanya tidak melihat belajar sebagai fase tertentu dalam hidup. Bagi mereka, belajar adalah proses seumur hidup.

Konsep ini dikenal sebagai Lifelong Learning.

Mereka bisa belajar dari:

buku

internet

pengalaman hidup

percakapan dengan orang lain

kegagalan

Karena terbiasa belajar sendiri, mereka mampu terus berkembang bahkan ketika pendidikan formal sudah selesai.

6. Fleksibilitas dan Adaptasi Tinggi


Orang yang belajar melalui rasa ingin tahu sering menghadapi berbagai situasi baru. Mereka harus mencari cara sendiri untuk memahami sesuatu.

Hal ini membuat mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat.

Dalam psikologi modern, kemampuan ini berkaitan dengan Cognitive Flexibility.

Orang dengan fleksibilitas kognitif tinggi mampu:

melihat masalah dari berbagai sudut pandang

menyesuaikan strategi belajar

mengubah cara berpikir ketika informasi baru muncul

Kemampuan ini sangat penting di dunia yang terus berubah.

Penutup


Belajar tidak selalu harus terjadi di ruang kelas. Banyak orang berkembang justru karena rasa ingin tahu yang mendorong mereka untuk terus mencari pengetahuan sendiri.

Psikologi menunjukkan bahwa orang yang belajar secara mandiri sering memiliki beberapa kepribadian khas: rasa ingin tahu tinggi, motivasi internal kuat, kemandirian berpikir, ketahanan mental, semangat belajar sepanjang hidup, serta kemampuan beradaptasi.

Pada akhirnya, pendidikan formal memang penting. Namun rasa ingin tahu adalah kekuatan yang sering menjadi sumber pembelajaran paling kuat dalam hidup seseorang.

Karena ketika seseorang benar-benar ingin memahami sesuatu, mereka akan selalu menemukan cara untuk belajar.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore