
Ilustrasi dehidrasi saat puasa. (Sumber: freepik)
JawaPos.com - Saat Ramadhan, semua muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan haus. Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, maka wajib memenuhi kebutuhan cairan harian.
Jika tubuh kekurangan cairan, risiko dehidrasi pun mengancam terlebih jika beraktivitas di tengah cuaca panas. Ada beberapa cara sederhana agar tubuh tetap terhidrasi.
Membuat jadwal konsumsi air
Air merupakan sumber utama pengganti dehidrasi. Meskipun minum teh dan kopi dapat membangunkan tubuh, Tetap air yang akan membuat tubuh tetap fit meski sedang aktivitas sepanjang hari.
Baca Juga:6 Tips Pilih Travel Jakarta–Bandung yang Nyaman dan Anti Ribet, Biar Liburan Kamu Makin Tenang
Penting untuk mengonsumsi air 8 gelas air selama sahur atau berbuka puasa. Untuk mencegah kurangnya cairan saat berpuasa. Minumlah 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas di malam hari dan 2 gelas saat sahur.
Perlu dicatat jika berbuka puasa dengan minuman air dingin yang menyegarkan bahwa air dengan suhu antara 10-22 derajat celcius ideal untuk penyerapan yang optimal. Data ini dilansir dari Vogue Arabia, Selasa (10/2).
Mengonsumsi buah dan sayuran
Kurangnya asupan buah dan sayuran dapat menyebabkan dehidrasi. Kandungan air dalam buah dan sayuran sangat tinggi. Mengonsumsi buah dan sayuran akan membantu menjaga kurangnya asupan cairan dan tersedianya nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar tetap segar sepanjang hari. Data ini dilansir dari Sehat Aqua, Senin (17/3). Adapun beberapa buah dan sayuran dengan kandungan air yang tinggi dan cocok selama berpuass seperti melon, semangka, tomat, belimbing dan rambutan.
Hindari konsumsi kafein berlebihan
Minum dan makan terlalu banyak dapat menyebabkan seringnya buang air kecil. Kafein juga dapat menyebabkan dehidrasi. Jika terlalu banyak kafein yang dikonsumsi, dapat menyebabkan efek diuretik. Setara dengan 250 mg atau dua cangkir kopi.
Hindari mengonsumsi kafein saat perut kosong yang menyebabkan asam lambung dan merusak lapisan usus. Sebaiknya, makan camilan sebelum minum secangkir kopi. Data yang dilansir dari Vogue Arabia, Selasa (10/2).
Membatasi asupan garam
Garam mengandung kadar natrium yang dapat menyumbat masuknya cairan. Itulah alasan mengapa mengonsumsi banyak kadar natrium membuat kurangnya cairan (dehidrasi). Mengonsumsi garam berlebihan dapat memperburuk dehidrasi dan membebani kerja ginjal. Data ini dilansir dari Abar, Minggu (22/2). Sebaiknya, kurangi mengonsumsi garam dan gantilah dengan rempah-rempah sebagai penggantinya.
Berbuka puasa dan sahur dengan hidangan berkuah

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
