Diikuti oleh 220 delegasi dari 25 negara, AYIMUN VC ke-27 menggabungkan para pemuda hebat dari seluruh penjuru dunia.
JawaPos.com – Asia Youth International Model United Nations Virtual Conference (AYIMUN VC) kembali digelar dalam seri ke-27 pada 14-15 Februari 2026 lalu. Diikuti oleh 220 delegasi dari 25 negara, AYIMUN VC ke-27 menggabungkan para pemuda hebat dari seluruh penjuru dunia untuk bergabung dalam diskusi isu global.
Diungkapkan Muhammad Fahrizal selaku president dari IGN, sebagai delegasi AYIMUN, para peserta akan berpikir secara strategis, bernegosiasi secara bertanggungjawab, dan berkolaborasi antar perspektif. “Jadikan konferensi ini tempat dimana ide inovatif bertemu, solusi praktis dan halus, dan aksi kolektif diperkuat,” ujar Fahrizal dalam pembukaan AYIMUN VC ke-27.
Setidaknya ada 4 kelompok dalam diskusi AYIMUN VC ke-27. Antara lain United Nations Environmental Programme (UNEP) dengan topik "Combating The Use of Single-use Plastic and Redusing The Size 'Seventh (Plastic) Continent'", World Health Organization (WHO) dengan topik "Addressing The Impact of Air Pollution and Industrial Waste to Public Health", United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dengan topik "Building Climate Resilience in the Efforts to Eradicate Poverty", dan North Atlantic Treaty Organization (NATO) dengan topik "Strategic Competition and Environmental Security in a Melting Arctic".
Para peserta terlibat dalam sesi diskusi formal untuk membahas isu global dan menyusun dokumen penyelesaian dari seluruh diskusi. Tentunya diskusi yang dilaksanakan, dibimbing oleh chair atau fasilitator berpengalaman untuk memastikan diskusi tetap produktif dan berorientasi pada solusi.
Chair yang terlibat yakni Clothilde Jeanne Mazurier asal Perancis, Gyuri Kim asal Korea Selatan, Pimrada Roekruchiraphat asal Thailand, Serge Nohra asal Lebanon, dan beberapa asal Indonesia seperti Nehemia Satya Kamandaka S., M. Arsyad Aufa Rafiqi, Stefanny Rizika Amina, dan Faturahman Rasyid.
Dengan memanfaatkan forum virtual, AYIMUN VC memperluas akses pendidikan diplomasi internasional. Sehingga para pelajar yang menghadapi kendala geografis atau logistik tetap dapat memperoleh pengalaman global dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
Perlu diketahui, kegiatan ini digagas oleh International Global Network (IGN), sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan generasi muda melalui program edukasi internasional. Dua program unggulan IGN, Asia World Model United Nations (AWMUN) dan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN), telah menjadi konferensi MUN terbesar di Asia Pasifik dan diikuti ribuan delegasi dari lebih dari 180 negara.
AYIMUN VC telah lama berkiprah dalam dunia Model United Nations dengan format virtual sebagai wadah pengembangan kapasitas generasi muda di bidang diplomasi dan kepemimpinan global. Hingga saat ini, AYIMUN telah mencetak lebih dari 110.287 alumni dari 180 negara melalui berbagai konferensi yang diselenggarakan, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai konferensi Model United Nations terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
