
Ilustrasi mawar mewah. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap tanggal 14 Februari, suasana romantis terasa di mana-mana. Restoran dipenuhi pasangan, toko cokelat ramai pengunjung, dan satu hal yang hampir selalu hadir, yakni buket mawar merah.
Mulai dari rangkaian sederhana hingga bouquet mewah, bunga ini seolah menjadi “bahasa cinta” yang paling universal. Menariknya, popularitas mawar merah di Hari Valentine bukan sekadar tren modern, melainkan hasil perjalanan panjang sejarah, mitologi, psikologi warna, hingga budaya pop yang terus berkembang.
1. Jejak Mitologi Kuno yang Romantis
Kisah mawar merah sebagai simbol cinta sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Dalam mitologi Yunani, bunga ini erat dikaitkan dengan Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan. Salah satu legenda menyebutkan bahwa mawar merah tumbuh dari darah kekasihnya, Adonis, yang meninggal tragis.
Sejak saat itu, mawar merah dianggap melambangkan cinta sejati, gairah, dan pengorbanan. Kisah romantis ini terus diwariskan hingga menjadi bagian dari budaya modern.
2. Warna Merah dan Psikologi Emosi
Bukan hanya bunganya, warna merah memiliki makna psikologis yang kuat. Merah identik dengan energi, keberanian, dan emosi mendalam. Dalam konteks hubungan romantis, warna ini merepresentasikan cinta yang intens dan penuh gairah.
Memberikan mawar merah pun terasa seperti cara paling jelas untuk mengatakan “aku mencintaimu” tanpa harus mengucapkan banyak kata.
3. Tradisi Bahasa Bunga yang Elegan
Pada era Victoria, muncul tradisi floriography atau bahasa bunga. Setiap bunga dan warna memiliki pesan tersendiri. Mawar merah dikenal sebagai simbol cinta romantis yang kuat, sementara warna lain memiliki arti berbeda seperti persahabatan atau ketulusan.
Tradisi ini membuat pemberian bunga terasa lebih personal dan bermakna, layaknya pesan rahasia yang hanya dipahami oleh pemberi dan penerima.
4. Ikon Romantis dalam Seni dan Sastra
Mawar merah juga kerap muncul dalam puisi, novel, hingga lukisan sebagai metafora cinta. Banyak karya seni klasik menggunakan mawar sebagai simbol keindahan dan kerinduan. Representasi ini membuat citra mawar merah semakin melekat dalam imajinasi kolektif tentang romantisme.
5. Tradisi Modern yang Mendunia
Seiring waktu, mawar merah berkembang menjadi simbol Valentine yang paling dikenal secara global. Memberikan buket mawar dianggap sebagai gestur klasik yang aman, romantis, dan bermakna. Tidak heran jika setiap Februari, permintaan bunga ini melonjak drastis di berbagai negara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022