Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Desember 2018 | 14.41 WIB

Mana Lebih Sehat Saat Mengosumsi Bayam, Dimasak atau Makan Mentah?

Ilustrasi cara sehat memasak bayam oleh ibu rumah tangga di rumah. - Image

Ilustrasi cara sehat memasak bayam oleh ibu rumah tangga di rumah.

JawaPos.com - Sayur bayam paling enak dimakan dengan cara dimasak rebusan atau tumisan. Namun ternyata, menyantap bayam mentah-mentah jauh lebih sehat.


Sebab, memasak sayuran berdaun memecah antioksidannya. Maka jika tak suka, bisa mencampurkannya dengan olahan smoothie. Campurkan bayam dengan yoghurt atau susu rendah lemak agar membantu melepaskan nutrisi lutein yang kuat.


Merebus atau menggoreng bayam justru cara ampuh menghancurkan lutein. Padahal Lutein membantu menurunkan risiko serangan jantung dan mencegah kerusakan mata.


Dilansir dari Daily Mail, Rabu (26/12), peneliti dari Linköping University di Swedia menguji berbagai cara memasak bayam yang dibeli di supermarket untuk melihat bagaimana kandungan nutrisinya berubah. Mereka mengukur kadar lutein secara teratur dan menyimpulkan bahwa daunnya paling baik dicincang dan dikonsumsi mentah bersama susu.


"Yang terbaik adalah tidak memanaskan bayam sama sekali," kata peneliti dan penulis Rosanna Chung.


Dan yang lebih baik lagi adalah membuat smoothie dan menambahkan lemak dari produk susu, seperti krim, susu, atau yoghurt. Dia menjelaskan ketika bayam dipotong-potong kecil, lebih banyak lutein dilepaskan dari daun dan lemak meningkatkan kelarutan lutein dalam cairan.


Semakin banyak lutein larut dalam smoothie, semakin banyak yang dapat diserap oleh tubuh. Padahal memasak bayam dalam waktu lama dengan panas tinggi justru merusak sayuran hijau.


Maka lebih baik saat mengolah bayam, merebusnya dengan api kecil. Penulis dan peneliti, Profesor Lena Jonasson, mengatakan yang unik dari penelitian ini adalah bahwa mereka melihat para ibu rumah tangga saat memasak makanan di rumah.


"Dan kami telah membandingkan beberapa suhu dan waktu pemanasan. Kami juga telah menyelidiki metode persiapan di mana bayam dimakan dingin, seperti dalam salad dan smoothie," jelasnya.


Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry. Lutein telah terbukti membantu mengurangi pembengkakan kronis pada pembuluh darah orang dengan penyakit arteri koroner, yang dapat menurunkan risiko serangan jantung.


Ini juga disebut sebagai 'vitamin mata' karena lutein dianggap melindungi terhadap kerusakan dari sinar matahari. Banyak juga yang menggunakan suplemen lutein dalam upaya untuk mengurangi risiko penyakit jantung, kanker usus besar atau payudara, dan diabetes tipe 2.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore