Maria Branyas merayakan ulang tahunnya yang ke-117 di sebuah panti jompo di Girona, Spanyol, pada 4 Maret 2024. (Residencia Santa Maria del Tura de Olot/Reuters)
JawaPos.com - Banyak orang mendambakan umur panjang, namun Maria Branyas Morera membuktikannya bukan sekadar mimpi. Sebelum tutup usia di angka 117 tahun, wanita yang dinobatkan sebagai orang tertua di dunia ini mengungkap rahasia kebugarannya yang mengejutkan para ilmuwan.
Bukan prosedur medis mahal, kunci hidup sehatnya ternyata berasal dari kombinasi "warisan" orang tua dan kebiasaan sederhana di meja makan.
Sebelum wafat, Maria secara khusus meminta dokter untuk meneliti tubuhnya. Hal ini memicu studi mendalam yang dipimpin oleh Dr. Manel Esteller dari Universitas Barcelona. Selama tiga tahun, tim ahli membedah apa yang membuat Maria tetap bugar meski telah melewati dua perang dunia dan dua pandemi besar.
Hasil penelitian mengungkap bahwa umur panjang ekstrem Maria adalah hasil kolaborasi sempurna antara faktor internal dan eksternal.
"Kesimpulannya adalah bahwa petunjuk untuk umur panjang yang ekstrem adalah perpaduan antara apa yang kita warisi dari orang tua kita dan apa yang kita lakukan dalam hidup kita," ujar Esteller dikutip dari CBS News, Jumat (26/12).
Dari sisi biologis, Maria memang terlahir "istimewa". Dr. Esteller menjelaskan bahwa Maria memiliki varian genetik langka yang berfungsi sebagai perisai alami. Gen ini melindunginya dari penyakit degeneratif yang biasanya menyerang lansia, seperti kanker, penyakit jantung, hingga demensia.
Namun, gen unggul tersebut tidak akan bekerja maksimal tanpa dukungan gaya hidup yang tepat. Di sinilah peran kebiasaan harian Maria menjadi pembeda.
Selain menjalani diet Mediterania yang kaya ikan dan minyak zaitun, ada satu makanan yang tak pernah absen dari piringnya: yogurt tawar. Maria diketahui mengonsumsi hingga tiga porsi yogurt tanpa gula setiap hari.
Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan ini menciptakan ekosistem bakteri baik (Bifidobacterium) yang sangat kuat di ususnya. Bakteri inilah yang bertugas memerangi peradangan, pemicu utama penuaan dini.
"Ini adalah bakteri baik yang memberikan keuntungan bagi manusia," kata Esteller.
Dalam catatan pribadinya, Maria bahkan menyebut yogurt sebagai makanan yang “memberi kehidupan.”
Kisah Maria mematahkan mitos bahwa menjadi tua berarti harus sakit-sakitan. Studi yang terbit di jurnal Cell Reports Medicine ini membuktikan bahwa kesehatan optimal bisa dipertahankan hingga usia ekstrem lewat analisis molekuler yang tepat.
Meskipun faktor genetik sulit diubah, konsistensi Maria dalam menjaga asupan dan menghindari rokok serta alkohol memberikan pesan kuat: pilihan kecil yang kita buat setiap hari menentukan masa depan kesehatan kita.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
