
Diskusi mengenai permasalahan rambut rontok di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com-Rambut rontok masih menjadi salah satu keluhan kesehatan rambut yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia. Namun, pendekatan untuk mengatasinya kini mulai bergeser.
Jika sebelumnya perawatan lebih berfokus pada batang rambut, para ahli menilai akar persoalan justru banyak bermula dari kondisi kulit kepala.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa hingga 80 persen kasus rambut rontok berkaitan dengan masalah pada kulit kepala. Mulai dari iritasi, ketombe, produksi minyak berlebih, hingga gangguan pada lapisan pelindung kulit.
Kulit kepala yang tidak sehat membuat rambut lebih rapuh, mudah patah, dan sulit tumbuh optimal. Dokter spesialis kulit dan kelamin menegaskan bahwa kulit kepala pada dasarnya memiliki karakteristik serupa dengan kulit wajah.
Karena itu, perawatannya pun memerlukan pendekatan yang tepat, terukur, dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
“Jenis kulit kepala setiap orang berbeda-beda, ada yang kering, berminyak, sensitif, atau rentan ketombe. Jika perawatannya tidak sesuai, masalah rambut rontok justru bisa semakin parah,” ujar Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., Ph.D., dalam sebuah diskusi mengenai kesehatan kulit kepala di Jakarta.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren perawatan rambut juga mengalami perubahan signifikan. Industri perawatan personal mulai mengadopsi pendekatan berbasis riset dermatologis, dengan memanfaatkan bahan aktif yang sebelumnya lebih dikenal dalam dunia skincare.
Pendekatan ini bertujuan memperkuat fungsi pelindung kulit kepala, menjaga keseimbangan mikrobioma, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi pertumbuhan rambut. Sejumlah bahan seperti niacinamide, biotin, hyaluron, hingga ceramide kini semakin sering digunakan untuk membantu menutrisi kulit kepala sesuai kebutuhannya.
Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia Matthew Seal menjelaskan, pendekatan ilmiah menjadi faktor penting dalam pengembangan produk perawatan rambut saat ini.
“Fokusnya bukan hanya pada hasil instan, tetapi juga pada keamanan, kualitas, dan efektivitas jangka panjang, terutama untuk kulit kepala yang memiliki kondisi berbeda-beda,” jelas Matthew Seal.
Meski kesadaran mulai meningkat, edukasi mengenai kesehatan kulit kepala masih menjadi tantangan. Banyak orang masih menganggap rambut rontok sebagai masalah sepele atau sekadar akibat usia dan stres, tanpa menyadari peran penting kondisi kulit kepala.
Untuk meningkatkan literasi masyarakat, kolaborasi antara industri, akademisi, dan organisasi profesi mulai diperkuat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dalam menghadirkan edukasi publik mengenai kesehatan kulit kepala dan pencegahan rambut rontok.
Ketua PERDOSKI Jakarta dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.D.V.E., menilai pendekatan kolaboratif penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan mudah dipahami.
“Kami berharap edukasi berbasis riset ini membantu masyarakat mengenali kondisi kulit kepala mereka, sehingga solusi yang dipilih benar-benar tepat dan aman,” kata Akbar Wedyadhana dalam kesempatan yang sama.
Pakar sepakat bahwa mengatasi rambut rontok tidak cukup hanya mengandalkan sampo. Diperlukan perawatan menyeluruh yang mencakup pembersihan, nutrisi, hingga perawatan intensif, disertai gaya hidup sehat dan manajemen stres.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022