
Ilustrasi semangkuk jengkol sebelum diolah menjadi suatu hidangan. (alodokter)
JawaPos.com - Jengkol dan petai adalah dua jenis bahan pangan khas Asia Tenggara yang dikenal memiliki aroma dan rasa yang khas. Jengkol berasal dari biji tanaman Archidendron pauciflorum, sedangkan petai berasal dari tanaman Parkia speciosa.
Keduanya sering digunakan dalam berbagai masakan tradisional Indonesia dan digemari oleh sebagian masyarakat, meskipun aromanya cukup menyengat bagi sebagian orang. Sebenarnya, apa yang menyebabkan jengkol dan petai memiliki aroma yang khas tersebut, serta dari manakah asalnya? Mari simak penjelasannya.
Penyebab Jengkol dan Petai Beraroma Khas yang Menyengat
Dikutip dari HelloSehat, jengkol mengandung senyawa sulfur yang dikenal sebagai asam jengkolat (jengkolic acid) yang menjadi penyebab utama aroma menyengat serta bau urine yang tidak sedap. Bau khas tersebut berkaitan dengan struktur kimia asam jengkolat, yang tersusun dari dua molekul asam amino sistein yang terikat melalui satu gugus metil pada atom belerang.
Sedangkan, biji petai mengandung sejumlah senyawa yang menyebabkan aroma tidak sedap antara lain hexathionine, tetrathiane, trithiolane, dan pentathiopane. Selain itu, petai juga kaya akan konsentrat asam amino yang dapat memicu pembentukan gas metana di dalam tubuh, sehingga sering menyebabkan bau kentut yang menyengat.
Pada dasarnya, kedua jenis biji tersebut tidak menimbulkan aroma menyengat saat masih mentah. Namun, setelah dikonsumsi, bau tidak sedap akan memengaruhi napas dan urin. Meski demikian, senyawa penyebab aroma tersebut aman bagi tubuh dan tidak berbahaya ketika tertelan.
Cara Efektif Mengatasi Bau Jengkol dan Petai di Mulut
Tidak perlu cemas apabila mulut kamu bau setelah mengonsumsi jengkol, karena terdapat berbagai cara efektif untuk mengurangi bahkan menghilangkan aroma jengkol di mulut. Dikutip dari Alodokter, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan agar bau setelah makan jengkol segera hilang.
1. Sikat Gigi
Langkah awal untuk mengatasi bau jengkol di mulut adalah dengan menyikat gigi setelah makan. Kebiasaan ini membantu membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi sekaligus mengurangi aroma tidak sedap.
2. Bersihkan Lidah
Sisa asam jengkol juga dapat menempel di permukaan lidah, sehingga jika tidak dibersihkan maka akan menjadi sumber bau mulut. Oleh karena itu, setelah mengonsumsi jengkol, sebaiknya segera membersihkan lidah dengan menggunakan alat pembersih atau kerokan lidah yang tersedia luas di pasaran.
3. Gunakan Obat Kumur
Selain untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut, obat kumur juga dapat membantu mengatasi bau di mulut akibat jengkol. Berkat bentuknya yang cair, sehingga obat kumur mampu membantu membersihkan sisa partikel makanan yang masih menempel di sela-sela gigi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
