
Ilustrasi seorang wanita yang hendak mengonsumsi cabai. (Freepik)
JawaPos.com - Sensasi pedas di lidah bukan termasuk rasa dasar seperti manis, asin, asam, pahit, atau umami. Sensasi pedas muncul akibat rangsangan senyawa kimia, terutama capsaicin yang terdapat pada cabai.
Senyawa tersebut bereaksi terhadap reseptor saraf nyeri dan panas di mulut. Ketika reseptor ini teraktivasi, otak menafsirkannya sebagai sensasi panas atau terbakar, meskipun tidak terjadi peningkatan suhu yang sebenarnya.
Capsaicin banyak terdapat pada biji cabai terutama jenis carolina reaper, cabai rawit, cabai merah, dan jalapeno. Ekstrak capsaicin kerap dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pangan, baik untuk membantu pengawetan makanan maupun untuk memberikan sensasi rasa pedas.
Cara Menghilangkan Sensasi Pedas di Lidah
Meskipun banyak orang yang suka dengan makanan pedas, tetapi ada kalanya sensasi tersebut ingin segera dihilangkan. Mengonsumsi makanan pedas berlebihan dapat menyebabkan rasa panas dan terbakar pada mulut yang tidak nyaman, serta memicu sakit perut.
Salah satu cara yang diyakini dapat mengatasi sensasi pedas adalah dengan minum susu. Dikutip dari HelloSehat, hal ini terjadi berkat kandungan protein dalam susu yaitu kasein, zat ini dipercaya mampu membantu mengurangi sensasi pedas di mulut.
Kasein bekerja dengan memecah dan mengikat capsaicin pada cabai, sehingga saat susu diminum molekul capsaicin dapat dibersihkan dari area mulut. Oleh karena itu, untuk membantu meredakan sensasi panas dan terbakar di mulut akibat makanan pedas, sebaiknya pilih produk susu yang mengandung protein kasein.
Beberapa pilihan yang dapat dikonsumsi antara lain susu sapi, yogurt, keju cottage, serta krim asam atau sour cream. Kandungan kasein dalam produk-produk tersebut berperan membantu mengikat dan membersihkan capsaicin, sehingga rasa pedas dapat berkurang lebih cepat.
Manfaat Capsaicin untuk Tubuh
Capsaicin adalah sumber senyawa yang menyebabkan sensasi pedas di lidah saat kita mengonsumsinya. Meski begitu, senyawa ini juga memiliki beberapa manfaat lain terhadap tubuh.
Berkat beragam efek yang dimilikinya, capsaicin banyak digunakan dalam bidang kesehatan sebagai terapi pendukung dalam menangani beberapa masalah kesehatan. Dikutip dari Alodokter, salah satu kondisi yang dapat terbantu akibat konsumsi capsaicin adalah ketika pilek atau flu.
Saat sedang pilek, mengonsumsi makanan pedas sering kali membuat napas terasa lebih lega. Hal ini terjadi karena capsaicin dapat membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung sekaligus merangsang pengeluaran lendir, sehingga hidung terasa lebih terbuka.
Selain itu, capsaicin juga diketahui berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, sehingga bermanfaat dalam membantu meredakan pilek akibat flu. Namun, konsumsi capsaicin tetap perlu untuk dibatasi agar tidak menyebabkan dampak negatif bagi tubuh. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
