
Daftar Makanan yang Dapat Membantu Menenangkan Menetralisir Tubuh Usai Konsumsi Banyak Daging pada Saat Natal. (freepik.com)
JawaPos.com – Perayaan Natal identik dengan hidangan istimewa seperti babi guling, ayam panggang, beef steak, hingga ragam makanan berlemak yang menggugah selera.
Meski lezat, konsumsi daging dalam jumlah yang banyak sering membuat tubuh terasa nyaman, ada beberapa jenis makanan penetral yang bisa kamu konsumsi setelah pesta makan saat Natal.
Dilansir dari laman hellosehat dan alodokter pada Kamis (11/12), berikut ini merupakan lima daftar makanan yang mudah ditemukan dan efektif untuk membantu menetralisir tubuh usai menyantap banyak daging pada saat Natal.
Makanan pertama yang dapat kamu coba untuk menjadi penetral usai banyak konsumsi daging pada saat Natal yaitu sup atau makanan berkuah.
Sup bening dari sayuran atau kaldu ayam tanpa lemak menjadi pilihan yang baik untuk dapat menetralkan makanan berlemak di lambung. Kuah hangat dari sup bisa membuat tubuh terasa lebih ringan sekaligus membantu proses pencernaan berjalan lebih lancar.
Perlu diketahui bahwa sup sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan minyak, santan, atau garam berlebih agar manfaatnya bagi kesehatan pencernaan dapat dirasakan. Sup juga bisa menjadi makanan selingan yang menghidrasi tubuh dan membuat perut tidak cepat terasa penuh.
Selanjutnya yaitu konsumsi makanan yoghurt atau makanan fermentasi karena sangat bermanfaat untuk dapat menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Probiotik ini membantu tubuh mencerna protein dan lemak dari daging, sekaligus mengurangi keluhan perut kembung.
Makanan fermentasi juga dapat menurunkan risiko gangguan pencernaan setelah makan berat. Sebaiknya pilih produk yang rendah gula, tanpa bahan pengawet tambahan, dan konsumsi sesuai kebutuhan harian Anda agar manfaatnya terasa nyata.
Sayuran mengandung serat yang dipercaya dapat membantu mengikat lemak dari daging dan membantu mengurangi penyerapan lemak jenuh.
Oleh karena itu, sayuran dapat menjadi makanan penawar setelah makan banyak daging. Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes RI menyarankan Anda untuk mengonsumsi setidaknya 250 gr sayuran setiap hari.
Kamu dapat membagi jumlah konsumsi sayuran ke dalam tiga kali waktu makan, seperti saat sarapan, makan siang, dan makan malam.
Mengonsumsi buah dapat membantu menyediakan cukup vitamin, mineral, dan serat bagi tubuh sehingga pencernaan lebih lancar.
Makan daging berlemak tanpa makanan berserat lainnya berpotensi menyebabkan sembelit. Anda dapat makan semangkok sedang atau 125 gram salad buah segar untuk memenuhi asupan gizi seimbang harian Anda.
Selain itu, buah dapat memasok kebutuhan cairan yang dibutuhkan sistem pencernaan untuk mencegah sembelit.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
