Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 November 2025 | 14.43 WIB

Jarang Diketahui, Inilah 8 Alasan Kenapa Kita Sering Memilih Pasangan yang Salah Menurut Psikologi

Ilustrasi alasan kenapa kita sering memilih pasangan yang salah. (Freepik) - Image

Ilustrasi alasan kenapa kita sering memilih pasangan yang salah. (Freepik)

JawaPos.com - Ada kesenjangan yang signifikan antara menyadari bahwa kita telah memilih pasangan yang salah dan menyadari bagaimana kita berakhir dengan mereka. 

Meskipun membingungkan, kita tampaknya terus-menerus terjebak dalam perangkap hubungan yang sama.

Alasannya? Pilihan kita seringkali dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak kita sadari sebelumnya.

Menurut psikologi, ada pola-pola tertentu yang dapat menjelaskan mengapa kita berulang kali membuat pilihan-pilihan buruk ini.

Dalam artikel yang dilansir dari Geediting, kita akan mengupas 8 alasan orang terus-menerus memilih pasangan yang salah, dan menjelaskan pengaruh bawah sadar ini. 

Kita akan membekali Anda dengan kebijaksanaan yang dibutuhkan untuk menjalani hubungan masa depan dengan lebih sukses. Jelas, ringkas, dan didukung oleh psikologi. Simak penjelasannya!

1. Pengulangan

Poin pertama kita menyelami sisi mendalam psikologi, dengan memperkenalkan apa yang dikenal sebagai paksaan pengulangan.

Fenomena psikologis ini pertama kali diidentifikasi oleh Freud, dan beliau benar sekali. 

Kompulsi pengulangan adalah keinginan bawah sadar kita untuk mengulang situasi yang sudah dikenal, meskipun situasi tersebut tidak baik bagi kita

Bingung? Nah, coba pikirkan ini. Pernahkah kamu menjalin hubungan dengan seseorang yang terlalu mengingatkanmu pada mantan yang pernah menyakitimu? 

Itu namanya kompulsi pengulangan. Pikiran kita secara tidak sadar tertarik pada keakraban, meskipun itu beracun bagi kita.

Mempelajari cara mengidentifikasi pola ini sangat penting dalam membuat pilihan hubungan yang lebih baik. 

Dengan memahami bahwa meskipun terasa familiar, bukan berarti itu pilihan yang tepat.

Untuk terbebas dari belenggu keterpaksaan pengulangan, kita harus berhenti, merenung, dan secara sadar memutuskan untuk menempa jalan baru yang lebih sehat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore