
ilustrasi seorang individu yang tampak depresi dan putus asa di rumah./Freepik
JawaPos.com - Hidup selalu menyajikan tantangan yang beragam dan kemampuan kita untuk melaluinya akan sangat menentukan kualitas diri.
Menjadi seorang 'penyintas' bukan berarti hanya bertahan dengan sekuat tenaga, tetapi mengubah momen terberat menjadi pelajaran yang berharga. Prinsip-prinsip ini membantu mereka mengambil momen sulit dan menjadikannya sebuah pemicu pertumbuhan.
Para penyintas, baik secara sadar maupun tidak, memegang teguh strategi tertentu dalam menjalani hidup yang berat.
Memasukkan aturan emas ini ke dalam rutinitas harian Anda, melansir dari Geediting.com Sabtu (8/11), dapat membantu membangkitkan semangat penyintas yang ada di dalam diri Anda. Mari kita telaah delapan prinsip yang menjadi panduan hidup bagi mereka yang paling tangguh.
1. Menerima Perubahan sebagai Keniscayaan
Para penyintas sepakat bahwa perubahan adalah sesuatu yang tidak terhindarkan dalam hidup ini. Mereka tahu bahwa hidup adalah serangkaian transformasi yang berkelanjutan dan harus direspons secara aktif. Alih-alih melawan, mereka menerima perubahan sebagai alat untuk membentuk diri yang lebih kuat dan baik.
2. Ketahanan Diri adalah Kunci Utama
Ketahanan diri atau resilience sangat penting untuk melewati badai kehidupan yang datang silih berganti. Ini tidak berarti Anda tidak akan merasakan sakit atau kegagalan sama sekali dalam prosesnya. Namun, itu menunjukkan Anda memiliki kekuatan untuk bertahan dan belajar dari pengalaman buruk.
3. Fokus pada Hal yang Dapat Dikendalikan
Penyintas belajar sejak awal bahwa tidak semua hal dalam hidup dapat mereka kontrol sepenuhnya. Mereka mempertahankan fokus tajam pada faktor-faktor yang berada dalam jangkauan mereka, meskipun situasinya di luar kendali. Dengan mengendalikan hal yang bisa diubah, mereka menghindari frustrasi berlebihan yang muncul dari manipulasi keadaan tak terkendali.
4. Positivitas sebagai Senjata Andalan
Sikap positif yang tak tergoyahkan membantu para penyintas melewati berbagai rintangan kehidupan. Mereka mengerti bahwa memberi ruang bagi negativitas hanya akan memperkuat kekacauan, sedangkan positivitas justru menguatkan harapan. Mereka selalu mencari sisi baik, bahkan di tengah kesulitan.
5. Pengampunan adalah Hadiah untuk Diri Sendiri
Memendam amarah dan kebencian akan menciptakan lebih banyak tekanan internal daripada menyelesaikan masalah. Pengampunan adalah tindakan cinta diri yang mendalam dan memberikan ketenangan batin yang sejati. Melepaskan kesalahan masa lalu membebaskan mereka dari belenggu yang menyakitkan itu.
6. Percaya Penuh pada Perawatan Diri

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
