
Ilustrasi dua orang wanita yang sedang melakukan olahraga pilates (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pilates adalah jenis olahraga yang berfokus pada kekuatan inti tubuh, fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol pernapasan. Olahraga ini diciptakan oleh Joseph Pilates pada awal abad ke-20 sebagai metode latihan untuk meningkatkan kesadaran tubuh dan memperbaiki postur.
Berbeda dari olahraga intensitas tinggi seperti angkat beban atau kardio, pilates menekankan gerakan presisi, terkontrol dan repetisi (pengulangan). Hal ini yang membuat pilates dapat dilakukan oleh hampir semua kalangan, mulai dari remaja hingga lansia, bahkan oleh orang yang sedang dalam masa pemulihan cedera.
Belakangan ini pilates sangat digemari dan menjadi bagian dalam tren pola hidup sehat. Banyak kota di Indonesia, salah satunya Jakarta yang menyediakan tempat layanan bagi kalian yang ingin berolahraga dengan nuansa yang tidak hanya sporty tapi juga estetik.
Pilates sering dikira olahraga yang sama dengan yoga, padahal keduanya memiliki perbedaan. Dikutip dari HelloSehat, pilates lebih menekankan pada peningkatan kekuatan dan daya tahan otot. Selain itu, gerakan dalam pilates cenderung lebih menantang dan sering kali memerlukan penggunaan alat bantu khusus.
Manfaat Pilates bagi Wanita
Pilates kini menjadi salah satu jenis olahraga yang digemari banyak orang, terutama kaum wanita. Popularitasnya tidak lepas dari berbagai manfaat yang ditawarkannya, termasuk manfaat bagi ibu hamil.
Latihan ini berfokus pada penguatan otot inti (core), sehingga ibu hamil pun dapat merasakan manfaatnya apabila dilakukan secara teratur. Dikutip dari Alodokter, berikut beberapa manfaat pilates yang bisa dirasakan khususnya oleh wanita.
1. Mengurangi Nyeri Haid
Salah satu manfaat pilates bagi wanita adalah membantu meredakan nyeri haid. Berdasarkan sejumlah penelitian, wanita yang rutin berlatih pilates mengalami peningkatan kekuatan otot panggul, sehingga intensitas nyeri haid dapat berkurang.
Selain itu, olahraga secara umum dapat melancarkan peredaran darah dan mengurangi ketegangan otot, termasuk otot rahim. Oleh karena itu, wanita yang rutin berolahraga biasanya lebih jarang mengalami gejala PMS seperti kram perut, nyeri pada payudara atau perut yang terasa kembung.
2. Memperkuat Tubuh Ibu Hamil
Pilates merupakan olahraga yang aman dan bermanfaat bagi ibu hamil, karena membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan selama kehamilan. Latihan ini memperkuat otot panggul, bokong, dan inti tubuh (core), sehingga dapat mengurangi tekanan dari janin yang terus berkembang.
Namun, pastikan untuk mengikuti kelas pilates khusus ibu hamil agar gerakannya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan selama masa kehamilan. Selain itu, sebaiknya minta saran atau konsultasikan ke dokter spesialis kandungan terlebih dahulu.
3. Memudahkan Proses Persalinan
Melakukan pilates secara rutin selama kehamilan dapat membantu ibu mempersiapkan diri secara fisik dan mental menghadapi proses persalinan. Fokus latihan ini pada kekuatan otot inti (core) dan pengaturan napas yang baik membantu mempermudah proses melahirkan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
