
Ilustrasi membersihkan kutu dari rambut. (Freepik)
JawaPos.com - Kesehatan rambut dan kulit kepala merupakan aspek penting dari kebersihan personal yang seringkali terabaikan. Banyak orang berfokus pada perawatan rambut dari segi estetika, seperti menggunakan produk perawatan mahal atau melakukan treatment salon, namun lupa bahwa ancaman terhadap kesehatan kulit kepala bisa datang dari makhluk kecil yang tak terlihat. Salah satu masalah yang cukup umum namun sering dianggap tabu untuk dibicarakan adalah kutu rambut yang dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia atau status sosial.
Kutu rambut atau dalam istilah medis disebut Pediculus humanus capitis adalah parasit kecil berukuran sekitar 2-3 milimeter yang hidup di kulit kepala manusia dan bertahan hidup dengan menghisap darah dari kulit kepala. Makhluk kecil berwarna cokelat keabu-abuan ini memiliki enam kaki dengan cakar yang dirancang khusus untuk mencengkeram batang rambut dengan kuat.
Kutu rambut tidak bisa terbang atau melompat, namun mereka dapat berpindah dengan sangat cepat dari satu helai rambut ke helai rambut lainnya. Seekor kutu betina dewasa dapat bertelur hingga 6-10 butir per hari, dan telur-telur ini menempel erat pada batang rambut dekat kulit kepala.
Kutu rambut ditularkan melalui kontak langsung kepala ke kepala dengan seseorang yang sudah terinfestasi kutu, bukan karena kebersihan yang buruk seperti yang sering dipercaya masyarakat. Penularan juga dapat terjadi melalui berbagai barang-barang personal seperti sisir, topi, bandana, handuk, atau bantal dengan orang yang memiliki kutu rambut.
Adapun anak-anak usia sekolah merupakan kelompok yang paling rentan terinfestasi karena mereka cenderung bermain dengan kontak fisik yang dekat dan sering berbagi barang-barang pribadi. Selain itu, lingkungan yang ramai seperti sekolah, tempat penitipan anak, atau asrama menjadi tempat yang memudahkan penyebaran kutu rambut dari satu orang ke orang lainnya.
Berikut adalah gejala yang mungkin dirasakan oleh seseorang yang terkena kutu rambut seperti yang dilansir dari Hello Sehat:
1. Kepala terasa gatal (pruritus)
Rasa gatal yang intens pada kulit kepala merupakan gejala paling umum dari infestasi kutu rambut. Gatal ini disebabkan oleh reaksi alergi terhadap air liur kutu yang masuk ke kulit kepala saat mereka menghisap darah. Sensasi gatal biasanya lebih terasa di area belakang kepala dan di sekitar telinga, dan cenderung memburuk pada malam hari.
2. Kutu terlihat di kulit kepala
Kutu dewasa dapat terlihat langsung di kulit kepala, meskipun ukurannya sangat kecil dan mereka bergerak cepat sehingga sulit untuk ditangkap. Dalam beberapa kasus, saat keramas, kutu-kutu ini bisa terlihat jatuh atau bergerak di antara helai rambut yang basah. Selain itu, kutu lebih mudah ditemukan dengan menyisir rambut basah menggunakan sisir serit di atas kertas putih atau handuk berwarna terang.
3. Telur kutu di batang rambut
Telur kutu yang disebut nits tampak seperti titik-titik putih atau kekuningan yang menempel erat pada batang rambut, biasanya dalam jarak 6 milimeter dari kulit kepala. Telur ini sering disalah artikan sebagai ketombe, namun berbeda dengan ketombe, telur kutu sangat sulit untuk dilepaskan dari rambut karena direkatkan dengan zat seperti lem. Telur yang masih hidup biasanya berwarna cokelat kekuningan, sementara cangkang telur yang sudah menetas tampak lebih putih dan transparan.
4. Adanya benjolan merah kecil
Beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit ringan berupa benjolan-benjolan merah kecil akibat gigitan kutu dan garukan berulang pada kulit kepala yang gatal. Sisanya mungkin mengalami ruam yang lebih parah, terutama jika memiliki kulit yang sensitif atau alergi terhadap air liur kutu. Dalam kasus yang lebih serius, garukan yang berlebihan dapat menyebabkan luka terbuka yang berisiko mengalami infeksi bakteri sekunder.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
