Ilustrasi seseorang yang berjuang memulihkan diri dari dampak trauma yang memengaruhi cara kerja otaknya.
Di balik reaksi seperti mudah panik, sulit fokus, atau merasa terputus dari kenyataan, tersimpan sistem pertahanan otak yang terus bekerja bahkan setelah bahaya berlalu.
Para ahli menyebut, ketika seseorang mengalami trauma, otaknya beradaptasi secara ekstrem untuk bertahan hidup. Namun, mekanisme yang seharusnya bersifat sementara justru bisa tersangkut dalam ‘mode siaga permanen.’
Hal inilah yang membuat seseorang merasa selalu waspada, sulit percaya, atau kerap menghindari situasi tertentu tanpa sadar.
Trauma tidak hanya memengaruhi emosi, tetapi juga mengubah struktur otak. Ketidakseimbangan fungsi amigdala, prefrontal cortex, dan hippocampus membuat seseorang mudah cemas dan sulit mengendalikan diri.
Dilansir dari YouTube Psych2Go, Minggu (12/10), berikut penjelasan soal bagaimana trauma mengubah cara kerja otak, sekaligus menawarkan langkah-langkah ilmiah untuk memulihkannya.
1. Amigdala yang Terus Aktif, Otak Siaga Tanpa Henti
Amigdala berfungsi sebagai sistem alarm yang mendeteksi bahaya. Dalam kondisi normal, bagian otak ini hanya aktif ketika tubuh menghadapi ancaman.
Namun pada individu yang mengalami trauma, bagian ini bekerja berlebihan bahkan terhadap hal-hal kecil yang sebenarnya aman.
Akibatnya, tubuh terus berada dalam kondisi siaga, menimbulkan stres kronis, kecemasan, dan rasa takut berlebih yang sulit dikendalikan.
2. Prefrontal Cortex Melemah, Sulit Mengendalikan Emosi
Prefrontal cortex—bagian otak yang berperan dalam berpikir rasional dan pengendalian diri—cenderung melemah akibat trauma.
Kondisi ini membuat seseorang sulit membuat keputusan logis, mengatur emosi, dan tetap tenang dalam situasi tertekan.
Dalam kondisi ekstrem, bagian ini bahkan dapat ‘mati sesaat,’ membuat pikiran terasa kacau atau kosong ketika panik melanda.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
