
Ilustrasi seseroang yang sedang sedih/freepik
JawaPos.com - Siapa sangka, lagu-lagu sedih ternyata bukan hanya untuk orang yang sedang patah hati. Bahkan, banyak orang, termasuk mereka yang bahagia, justru menemukan ketenangan saat mendengarkan musik melankolis.
Dikutip dari YourTango, Kamis (9/10), ada penjelasan ilmiah dan emosional mengapa lagu sedih bisa membuat seseorang merasa lebih baik, bukan sebaliknya. Ternyata, alunan nada sendu bisa membawa efek terapeutik bagi pikiran dan perasaan.
Berikut tiga alasan menarik kenapa lagu sedih bisa bikin nagih dan menenangkan jiwa.
Terdengar aneh, tapi musik melankolis justru bisa membuat suasana hati lebih baik. Saat mendengarkan lagu sedih, otak memproses emosi sekaligus mencari keindahan dalam kesedihan itu sendiri.
Bagi sebagian orang, lagu sendu bukan sekadar pelampiasan duka, tapi juga cara menikmati keindahan dalam kesunyian. Musik seperti ini bisa membangkitkan imajinasi dan kreativitas.
Bahkan, penelitian menemukan bahwa suasana hati sedih dapat menstimulasi bagian otak yang berkaitan dengan daya cipta. Peserta yang mendengarkan lagu melankolis menghasilkan karya lebih emosional dan imajinatif dibandingkan mereka yang mendengar lagu gembira.
Jadi, jika kamu sedang mencari inspirasi, mungkin playlist lagu sedih justru bisa jadi sahabat terbaikmu.
Kesedihan adalah bahasa universal. Setiap orang pernah mengalaminya. Itulah sebabnya lagu-lagu sedih sering terasa begitu dekat dan “relatable”.
Ketika mendengarkan lirik tentang kehilangan atau kerinduan, kita merasa tidak sendirian. Ada orang lain di luar sana yang juga memahami rasa itu. Penelitian bahkan menyebut, lagu sedih bisa menjadi bentuk komunikasi emosional unik antara penyanyi dan pendengar.
Menurut Tara Venkatesan, Ph.D., ilmuwan kognitif dari Universitas Oxford, rasa keterhubungan ini justru memberi efek positif bagi kesehatan mental.
"Lagu sedih bisa membantu seseorang memahami perasaannya sendiri dan menerima emosi yang muncul tanpa merasa tertekan," jelasnya.
Jadi, bukan sekadar musik, tapi juga perjalanan batin yang menenangkan.
Banyak orang memilih lagu sedih saat sedang kecewa, kehilangan, atau patah hati. Alasannya sederhana: lagu-lagu itu memberi rasa nyaman.
Saat lirik lagu menggambarkan emosi yang sama seperti yang kita rasakan, muncul perasaan diterima, bahwa tidak apa-apa untuk merasa sedih.
Peneliti menemukan bahwa mendengarkan lagu sedih bisa memicu pelepasan hormon prolaktin, hormon yang muncul saat kita menangis. Prolaktin berfungsi menenangkan tubuh dan membantu seseorang tetap stabil secara emosional.
Profesor psikologi musik David Huron menjelaskan bahwa kesedihan dalam lagu bisa memunculkan sensasi “tangisan yang menyenangkan.” Artinya, seseorang bisa merasakan kelegaan tanpa benar-benar menderita.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
