Ilustrasi makanan yang termasuk ke dalam jenis ultra processed food (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Ultra Processed Food (UPF) adalah jenis makanan yang telah melalui berbagai tahap pengolahan industri dan biasanya mengandung banyak bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, perasa buatan serta bahan kimia lainnya.
Makanan ini umumnya dibuat dari bahan dasar hasil olahan, bukan dari bahan alami utuh. Contohnya termasuk makanan siap saji seperti sosis, nugget, mi instan, snack kemasan, minuman bersoda dan roti manis dalam kemasan.
Ciri Utama Ultra Processed Food
UPF memiliki beberapa ciri khas yang berbeda dari makanan pada umumnya. Penting untuk mengetahui cirinya agar dapat dihindari. Dikutip dari Halodoc, terdapat beberapa ciri dari UPF yang dapat mudah dikenali.
Ciri pertama yaitu memiliki daftar komposisi bahan yang panjang, coba kamu perhatikan label pada kemasannya. Jika daftar bahannya sangat panjang dan berisi banyak zat tambahan yang asing atau sulit disebutkan, besar kemungkinan produk itu termasuk dalam kategori makanan ultra-proses.
Tanda berikutnya adalah mengandung bahan tambahan yang tidak sehat dan rendah nutrisi. UPF memiliki kandungan gula, garam dan lemak yang tinggi, sehingga tidak baik bagi kesehatan. Disebabkan proses pengolahannya yang panjang, nutrisi pada bahan utama yang digunakan seperti daging, akan hilang atau tersisa hanya sedikit.
Selain itu, UPF biasanya juga menggunakan pengawet pada proses pembuatannya. Hal ini bisa menjadi ciri yang mudah dikenali, karena sebagian besar produk UPF berjenis frozen food atau makanan yang bisa disimpan dalam jangka waktu lama.
Dampak jika Mengonsumsi UPF Terlalu Sering
Jika dikonsumsi sesekali dalam porsi kecil, makanan ultra-proses umumnya masih aman bagi kesehatan. Dikutip dari Alodokter, mengonsumsi UPF terlalu sering atau dalam jangka panjang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti berikut.
1. Menjadi Faktor Penyebab Obesitas
UPF umumnya mengandung kadar lemak tidak sehat yang tinggi, seperti lemak jenuh dan lemak trans. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan hingga obesitas.
Selain itu, tingginya kadar gula di dalamnya juga dapat memperparah penambahan berat badan. Asupan gula berlebih dapat mengganggu kerja hormon leptin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur rasa kenyang. Akibatnya, nafsu makan menjadi sulit dikendalikan dan berat badan cenderung terus meningkat.
2. Meningkatkan Risiko Terkena Penyakit Jantung
Sering mengonsumsi UPF dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung sejak usia muda. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan garam dalam makanan UPF, yang dapat memicu tekanan darah tinggi dan mengakibatkan pengerasan pembuluh darah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022