Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Oktober 2025 | 00.59 WIB

7 Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari yang Terbukti Ilmiah, Termasuk Cegah Diabetes, Kanker, dan Memperpanjang Usia

Olahraga sederhana jalan kaki (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang menganggap olahraga berarti harus pergi ke gym, berlari, atau mengikuti kelas yoga. Padahal, salah satu bentuk olahraga paling sederhana yang tidak memerlukan biaya, bisa dilakukan kapan saja, dan fleksibel menyesuaikan gaya hidup yaitu jalan kaki punya segudang manfaat yang sering diremehkan. 

Melansir dari Harvard Health Publishing, Harvard T.H. Chan School of Public Health dan penelitian yang dipublikasikan di PMC, berjalan kaki secara rutin terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental, bahkan dapat memperpanjang usia harapan hidup. Berikut penjelasannya lebih lanjut mengenai manfaat berjalan kaki secara rutin:

1. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Jalan kaki termasuk aktivitas aerobik ringan yang sangat baik untuk sistem kardiovaskular. Berjalan secara rutin dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Efek ini membuat jantung bekerja lebih efisien, sehingga risiko serangan jantung, stroke, maupun gagal jantung bisa berkurang. Bahkan, berjalan cepat 30 menit setiap hari mampu memberikan manfaat yang hampir setara dengan olahraga intensitas sedang lainnya. Jadi, untuk menjaga jantung tetap sehat, mulailah dari langkah kecil yang konsisten.

2. Mengurangi Nyeri Sendi dan Menjaga Mobilitas

Salah satu keluhan umum saat usia bertambah adalah nyeri sendi. Menariknya, berjalan kaki justru dapat membantu meredakan masalah ini. Berjalan rutin melumasi sendi, memperkuat otot penopang, dan mencegah kekakuan pada persendian.

Bagi penderita artritis, jalan kaki bisa mengurangi rasa sakit sekaligus meningkatkan mobilitas jangka panjang. Selain itu, aktivitas ini mencegah risiko kehilangan fungsi fisik di usia lanjut. Dengan kata lain, semakin sering kamu melangkah, semakin besar peluang untuk tetap aktif dan mandiri di masa tua.

3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Pola hidup modern yang minim aktivitas fisik menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus diabetes tipe 2. Jalan kaki bisa menjadi solusi sederhana untuk mencegahnya. Berjalan cepat setiap hari membantu tubuh menggunakan gula darah lebih efektif sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin.

Efek ini sangat penting untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Bahkan, riset menunjukkan bahwa orang yang rutin berjalan kaki memiliki risiko diabetes tipe 2 jauh lebih rendah dibanding mereka yang jarang bergerak. Jadi, hanya dengan menambahkan rutinitas jalan kaki ke dalam keseharian, kamu sudah berinvestasi pada kesehatan metabolisme jangka panjang.

4. Memperkuat Sistem Imun

Siapa sangka, berjalan kaki juga berhubungan dengan daya tahan tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang berjalan minimal 20 menit per hari selama lima kali seminggu mengalami lebih sedikit hari sakit dibandingkan dengan mereka yang jarang berolahraga.

Alasannya, jalan kaki membantu meningkatkan sirkulasi sel-sel imun, memperbaiki fungsi paru-paru, serta menurunkan peradangan dalam tubuh. Dengan kata lain, aktivitas ini dapat menjadi salah satu cara alami untuk melindungi diri dari flu, infeksi, maupun penyakit lainnya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore