
Tren pernikahan terus berkembang mengikuti kebutuhan generasi muda.
JawaPos.com – Tren pernikahan terus berkembang mengikuti kebutuhan generasi muda. Seiring dengan menjamurnya ketenaran orang di media sosial, bertumbuhnya konten kreator, kini muncullah wedding content creator yang mendokumentasikan pernikahan secara live dan cepat.
Jika dulu dokumentasi standar jadi hal utama, kini banyak pasangan memilih wedding content creator agar momen spesial mereka bisa langsung dibagikan di media sosial secara cepat.
Termasuk dengan pertumbuhan konten video dalam waktu pendek-pendek seperti di TikTok atau reels Instagram.
Menurut Ayu Fadilah, Event and Marketing Bridestory, kehadiran wedding content creator menjadi pelengkap baru di pesta pernikahan.
“Yang lagi ngetrend tuh kayaknya wedding content creator sih udah banyak banget ya, di mana-mana gitu," ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/10).
"Selain dari main photographer dan videographer, orang-orang kan emang maunya real-time posting, tinggal di-post, nah itu ada jasa itu sekarang,” sambung Ayu.
Selain jasa dokumentasi instan, tren lain yang ikut mencuri perhatian adalah digital invitation yang mulai menggeser undangan cetak.
"Karena emang udah jarang banget ya orang pakai undangan cetak," tuturnya.
Selain itu, layanan penyewaan wedding car dengan pilihan mobil unik, bukan sekadar kendaraan klasik juga turut ramai.
“Biasanya nggak ada. Nah kali ini kita ada wedding car, salah satu ikut juga, dan klien kita tuh bisa cobain mobilnya di sini. Mereka menyediakan sesuatu yang berbeda. Jadi bukan sekadar sewa mobil jadul, tapi lebih ke mobil unik sesuai selera pasangan,” tambah Ayu.
Fenomena menjamurnya tren pernikahan ini terlihat jelas dalam gelaran Bridestory Market Oktober 2025 yang resmi dibuka pada 2 Oktober di ICE BSD, Tangerang Selatan. Pameran yang berlangsung hingga 5 Oktober ini menghadirkan lebih dari 420 vendor pernikahan dari berbagai kategori, mulai dari venue, dekorasi, busana pengantin, fotografi, entertainment, hingga kebutuhan honeymoon.
CEO Bridestory, Ayunda Wardhani, menyebut acara ini sebagai wujud komitmen untuk mempermudah pasangan calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan mereka.
“Memasuki kuartal terakhir di tahun 2025, kami ingin kembali mengundang para calon pengantin untuk meramaikan Bridestory Market kali ini. Semoga acara ini bisa jadi langkah awal berkesan untuk perjalanan wedding planning mereka di 2026 mendatang,” ungkapnya.
Tak hanya calon pengantin, para vendor juga antusias menjadikan ajang ini sebagai ruang untuk menampilkan inovasi. “Bridestory Market bukan hanya sekadar pameran, tapi platform yang membantu vendor-vendor bertumbuh. Kami senang bisa menjadi bagian dari acara ini karena selalu membuka peluang bisnis yang besar sekaligus mempererat hubungan dengan klien," ungkap Yu Cien dari Lotus Design.
Bridestory Market Oktober 2025 juga menggandeng BCA sebagai sponsor utama dengan menawarkan berbagai promo spesial. Mulai dari cashback hingga cicilan 0 persen serta undian hadiah eksklusif senilai ratusan juta rupiah bagi pengunjung yang bertransaksi di acara ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
