Ilustrasi uang (Freepik)
JawaPos.com - Gaji sesuai dengan upah minimum regional (UMR) ternyata bisa disiasati agar tetap 'tersisa'. Asal dikelola dengan cerdas, sisa uang bulanan itu bisa menjadi tabungan atau investasi yang berharga untuk masa depan.
Mengutip Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, UMR Kota Surabaya tahun 2025 adalah sebesar Rp4.961.753. Ada trik keuangan yang bisa diterapkan supaya gaji tersebut tidak hanya habis untuk kebutuhan sehari-hari, namun juga tetap bisa menabung. Salah satunya menggunakan pola 50-30-20.
Dilansir dari Forbes, anggaran dengan pola 50-30-20 ini dipopulerkan oleh Senator Amerika Serikat, Elizbeth Warren. Pola 50-30-20 memberikan gambaran persentase uang yang dialokasikan ke dalam tiga kategori dasar, yaitu kebutuhan, keinginan, dan tabungan. Adapun besaran pembagian yaitu 50 persen dialokasikan untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan.
Kebutuhan digunakan untuk keperluan dasar seperti sewa atau kredit rumah, bahan makanan, utilitas (listrik, air, atau gas), biaya kesehatan seperti asuransi atau BPJS kesehatan, serta transportasi.
Keinginan untuk memenuhi kesenangan seperti makan di restoran, hadiah untuk orang lain atau diri sendiri (self-reward), liburan, langganan streaming, pakaian, dan lain-lain.
Sedangkan tabungan untuk mencapai tujuan keuangan seperti dana darurat, dana pendidikan anak, dana pensiun, atau membeli aset seperti rumah, kendaraan, atau emas.
Dengan pola 50-30-20 untuk gaji UMR Surabaya sekitar Rp4,9 juta, maka alokasi uang untuk kebutuhan diperkirakan sebesar Rp2.450.000. Lalu untuk keinginan adalah sebesar Rp1.470.000.
Tentu diperlukan komitmen dan disiplin untuk mengikuti tips tersebut.
Apabila pengeluaran mulai boros, mulailah berhemat dengan cara mengurangi belanja yang berkaitan dengan keinginan. Misalnya, mengurangi kebiasaan makan di luar rumah, biaya langganan streaming, memberi hadiah ke pasangan, teman, dan diri sendiri.
Tidak hanya keinginan, pengeluaran untuk kebutuhan pada dasarnya juga bisa dihemat, seperti menghemat pemakaian utilitas seperti listrik, air, dan gas. Selain itu, bisa juga dengan mengurangi biaya transportasi dengan beralih ke transportasi umum yang lebih murah. Bila jarak tidak jauh, bersepeda atau jalan kaki juga dapat menjadi opsi.
Jika ada pengeluaran untuk sewa atau kontrak rumah, maka penghematan bisa dilakukan dengan memilih tempat tinggal yang lebih ekonomis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
