
Ilustrasi perempuan mengalami kecemasan (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Rasa cemas merupakan hal yang wajar dialami setiap orang. Namun, ketika kecemasan muncul secara berlebihan, kondisi ini dapat mengganggu konsentrasi, kualitas tidur, bahkan berdampak pada kesehatan fisik. Para ahli menyebut bahwa kecemasan seringkali dipicu oleh stres, tekanan pekerjaan, masalah pribadi, hingga paparan media sosial yang berlebihan.
Dari sejumlah penjelasan pakar kesehatan mental dan psikologi, rasa cemas yang tidak terkendali bisa memicu ketegangan otot, sakit kepala, mudah lelah, hingga menurunkan daya tahan tubuh. Tidak hanya itu, pola tidur terganggu akibat terlalu banyak berpikir juga menjadi tanda umum dari kecemasan. Karena itu, penting untuk memahami langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari agar rasa cemas tidak semakin parah.
Salah satu kunci utama dalam mengurangi rasa cemas adalah mengatur napas. Menurut penjelasan tenaga kesehatan, pernapasan dalam dengan ritme teratur mampu menenangkan sistem saraf. Latihan ini bisa dilakukan di mana saja, bahkan hanya dengan meluangkan waktu lima menit. Tarik napas perlahan, tahan sebentar, lalu hembuskan secara perlahan. Kebiasaan ini membantu tubuh memberi sinyal bahwa situasi aman, sehingga pikiran lebih tenang.
Selain itu, mengurangi konsumsi kafein juga menjadi langkah yang disarankan. Kopi, teh, atau minuman energi memang bisa memberikan energi instan, tetapi pada orang yang rentan cemas, kafein justru dapat memperburuk gejala. Jantung berdebar, sulit tidur, dan gelisah berlebihan kerap terjadi ketika asupan kafein terlalu tinggi. Menggantinya dengan air putih atau teh herbal bisa menjadi pilihan yang lebih menenangkan.
Kecemasan juga dapat ditekan melalui aktivitas fisik sederhana. Tidak harus olahraga berat, cukup berjalan kaki 20–30 menit setiap hari sudah membantu melepaskan hormon endorfin yang berfungsi meningkatkan suasana hati. Gerakan ringan seperti stretching atau yoga juga memberi efek relaksasi dan memperbaiki kualitas tidur di malam hari.
Dari sisi psikologis, menulis jurnal atau catatan harian bisa menjadi teknik sederhana yang sangat efektif. Dengan menuangkan pikiran ke dalam tulisan, beban mental terasa lebih ringan. Kebiasaan ini juga membantu seseorang mengenali pola pikir negatif yang sering memicu kecemasan, sehingga bisa belajar untuk mengendalikannya.
Cara lain yang juga direkomendasikan adalah membatasi paparan media sosial. Seringkali, perasaan cemas muncul setelah membandingkan diri dengan orang lain di dunia maya. Padahal, apa yang terlihat di media sosial tidak selalu mencerminkan kenyataan. Membatasi waktu bermain media sosial, atau bahkan melakukan detoks digital sementara, bisa membantu menenangkan pikiran.
Selain teknik di atas, beberapa psikolog juga menekankan pentingnya menciptakan rutinitas harian yang sehat, seperti tidur cukup, menjaga pola makan, dan tetap terhubung dengan orang-orang yang suportif. Dukungan sosial dari teman maupun keluarga terbukti ampuh menurunkan kecemasan karena seseorang merasa tidak sendirian menghadapi masalah.
Dirangkum JawaPos dari Youtube SKWAD Health, berikut ini adalah beberapa cara sederhana untuk mengurangi rasa cemas berlebihan:
Latihan pernapasan dalam secara teratur.
Mengurangi konsumsi kafein dan menggantinya dengan minuman sehat.
Melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau yoga.
Menulis jurnal untuk melepaskan beban pikiran.
Membatasi paparan media sosial.
Menjaga rutinitas harian yang seimbang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
